ABC

Youtuber Australia Pertemukan Kembali Keluarga di AS

Seorang Youtuber remaja asal Australia yang dikenal dengan video-video gurauan isengnya berhasil mempertemukan kembali sebuah keluarga di Amerika Serikat nyaris secara tidak sengaja.

Brooke Roberts, yang menjalankan channel YouTube Prank Nation, mengunggah video dia tengah memberikan sandwich untuk para tunawisma di pusat kota Los Angeles pada 4 Juli.

Tak lama setelah itu, di sisi lain dari Amerika di Florida, Evan Olsen berusia 10 tahun tengah asyik menonton video online ketika ia melihat ibunya dalam video yang diunggah Roberts, duduk di sisi trotoar dan menerima sekantong makanan .

Jaime Garlinghouse telah hilang selama berbulan-bulan setelah lama menderita gangguan mental dan pihak keluarga khawatir dia sudah meninggal dunia.

Ayah Evan, Eddie Olsen mengatakan anaknya sangat terharu setelah melihat video itu.

"Evan menangis selama satu jam setengah, Ia bahkan tidak bisa berbicara selama 20 menit. Temuan video itu cukup menakjubkan, ia sangat lega mengetahui ibunya masih hidup," kata Olsen.

Eddie dan Evan Olsen
Eddie Olsen dengan puteranya Evan.

Supplied: Brooke Roberts

Eddie Olsen kemudian menghubungi Roberts dalam upaya melacak keberadaan Garlinghouse. Tapi ketika Roberts kembali ke tempat di mana ia pertama kali bertemu dengannya, dia tidak berada ditempat itu.

Dua hari pencarian yang dilakukan oleh Roberts tidak membuahkan hasil, sehingga Olsen akhirnya terbang dari Amerika Serikat untuk membantu menemukannya.

Akhirnya, setelah melakukan pencarian selama berjam-jam dan Olsen nyaris menyerah. Lalu ia berjalan sampai ke ujung jalan terakhir.

"Saya mulai berjalan ke jalan yang saya tidak mau susuri karena beberapa alasan, dan tiba-tiba Jaime melintas dan dia tidak bisa percaya bahwa aku berdiri di sana," katanya kepada Roberts mengenai moment ketika Ia menemukan Jaime.

"Saya merasa sepertinya semesta membimbing saya kesana karena saya sebenarnya tidak ingin melangkah ke jalan itu dan saya juga ingin pergi saja tapi kemudian saya mengikutinya dengan melangkah ke jalan itu juga pada akhirnya,"

Garlinghouse bisa kembali ke ruangan hotel Olsen untuk mandi dan tidur dengan aman untuk pertama kalinya sejak waktu yang sangat lama. Keesok harinya, mereka pergi berbelanja untuk mencari pakaian baru dan keperluan lainnya.

Jaime Garlinghouse dipulihkan dihotel
Jaime Garlinghouse memulihkan diri di hotel setelah selama berbulan-bulan hidup di jalanan.

Supplied: Brooke Roberts

Ini bukan cerita yang berakhir dengan sempurna. Garlinghouse sampai sekarang masih hidup di jalanan karena, tanpa dokumen identitas resmi, dia tidak dapat melakukan perjalanan dengan pesawat atau bahkan tinggal di tempat penampungan tunawisma.

Tapi kampanye crowdfunding yang dilakukan oleh Olsen dan Roberts berhasil membantu Garlinghouse ke arah kehidupan yang lebih stabil.

Dia juga memiliki ponsel sekarang, dan bisa berbicara kepada Evan sebelum ia pergi tidur setiap malam.

Olsen mengatakan meskipun memiliki masalah kesehatan mental, namun kejadian hilangnya Jaime tidak biasa.

"Dia selalu menjadi ibu yang baik, dia selalu ada. Ketika dia menghilang pada bulan November dan dia melewatkan ulang tahun Evan dan dia melewatkan Natal dan dia kehilangan semuanya ... Saya pikir sesuatu yang buruk telah terjadi padanya," katanya.

"Meskipun menderita gangguan mental ..dia tetap ibu yang baik,"

Roberts, yang berasal dari Adelaide dan hanya berada di AS selama satu atau dua bulan untuk mengambil gambar untuk media sosial rutin berkomunikasi dengan Olsen dimana pasangan itu melaporkan upaya penyembuhan Garlinghouse.

Remaja berusia 19 tahun itu mengaku masih terkejut.

"Kesempatan mempertemukan keluarga ini sangat kecil," katanya.

"Saya sangat terkejut dari jutaan orang di dunia, anak laki-laki itu menemukan video saya, setiap bangun di pagi hari saya masih berpikir, 'apakah ini mimpi??'"

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini. Diterjemahkan pada pukul 19:15 wib, 04/08/2016, oleh Iffah Nur Arifah.