ABC

Waspadai Wabah Gastroenteritis di Brisbane

Jika anda mengira wabah flu saja sudah sangat buruk, bersiaplah karena Brisbane, Queensland juga berada dalam cengkeraman wabah flu lambung atau gastroenteritis.

Sekitar 51 pusat penitipan anak telah terserang wabah gastroenteritis [infeksi pada usus atau perut yang disebabkan oleh beberapa jenis virus dan bakteri] dalam kurun waktu delapan minggu terakhir sampai 14 Agustus 2017.

Angka tersebut melonjak hampir 4 kali lipat jika dibandingkan laporan serupa untuk periode yang sama tahun lalu yang hanya berjumlah 13 laporan.

Jumlah orang yang diserang serangga juga semakin tinggi pada tahun ini secara keseluruhan.

Juru bicara otoritas kesehatan Queensland mengatakan di kawasan rumah sakit Metro Selatan saja hampir 200 anak-anak dirawat karena keluhan gastroenteritis. Rumah panti jompo juga ikut terkena wabah infeksi pencernaan ini.

Dr Kari Jarvinen, dokter kesehatan masyarakat di Unit Kesehatan Masyarakat Metro Selatan, mengatakan wabah itu terutama disebabkan karena norovirus.

"Kami melihat banyak norovirus, yang merupakan virus-virus gastroenteritis yang sangat jahat," kata Dr Jarvinen.

"Bahaya gastroenteritis adalah dehidrasi, dengan hilangnya cairan, baik melalui muntah dan atau diare. Dehidrasi sangat berbahaya dan berisiko bagi anak kecil atau orang tua, atau orang dengan keluhan kondisi medis pada sistem kekebalan tubuh yang membahayakan.

"Jika Anda khawatir dengan anak anda atau orang dewasa terkena masalah ini, bahwa mereka akan mulai mengalami dehidrasi, anda harus berkonsultasi dengan dokter umum atau menelepon sambungan layanan kedaruratan kesehatan 1300."

Gastroenteritis biasanya menyebar dari satu orang yang terinfeksi ke orang lain dan gejalanya sering termasuk diare, muntah, kram dan sakit kepala. Norovirus dan rotavirus adalah dua bentuk penyebab gastroenteritis yang paling umum.

Diterjemahkan pukul 16.00 WIB, 24/8/2017 oleh Iffah Nur Arifah. Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.