ABC

Vaksin Flu Terlalu Cepat Ditawarkan Musim Ini di Australia

Asosiasi Medis Australia (AMA) menyarankan kepada warga Australia untuk tidak cepat melakukan injeksi vaksin flu tahun ini dan mengatakan beberapa apotek menjual vaksin flu terlalu cepat.

Beberapa jaringan apotek saat ini sudah memasang iklan bagi adanya vaksin flu dengan mengutip adanya wabah flu yang mematikan tahun lalu.

Presiden AMA Michael Gannon mengatakan waktu pemberian vaksin flu sangatlah penting.

"Kami khawatir dengan beberapa apotek yang sudah mengiklankan vaksin flu terlalu dini di saat hal itu belumlah secara klinis diperlukan." katanya.

"Mereka yang mendapatkan suntikan vaksin di awal musim semi seperti sekarang akan kehilangan perlindungan di akhir musim semi saat ketika virus tersebut bermutasi." katanya.

A headshot of Michael Gannon, wearing a blue jacket and white and blue shirt.
Presiden AMA Michael Gannon.

ABC News: James Carmody

"Para dokter bekerja erat dengan Departemen Kesehatan di Canberra mengenai program vaksinasi musim tahun ini, untuk mencoba memberikan pelayanan maksimal karena besarnya biaya yang dikeluarkan, dan juga melindungi sebanyak mungkin orang."

Gannon mengatakan diskusi yang sedang berlangsung juga membicarakan kapan tepatnya vaksin itu akan dikeluarkan.

Di Australia, musim gugur dimulai 1 Maret dan vaksin biasanya ditawarkan karena selama musim dingin antara bulan Juni-Agustus, virus flu lebih mudah menyebar.

"Ingat mengapa kita perlu vaksin flu setiap tahun adalah karena virus flu cepat menyebar dan gampang bermutasi. Beberapa orang bisa menunda unutk mendaqpatkan vaksin sampai bulan April." katanya.

Dr Gannon mengatakan warga yang memerlukan vaksin flu disarankan berbicara dengan dokter yang biasa didatangi untuk menanyakan kapan sebaiknya mereka mendapatkan vaksin tersebut.

"Dan hal yang tidak bisa diterima bahwa apotek memungut bayaran dari mereka yang berhak mendapatkan vaksin flu gratis." kata Gannon lagi.

"Mereka itu adalah yang berusia di atas 65r tahun, beberapa kelompok anak-anak, mereka yang memiliki penyakit kronis, perempuan hamil dan juga warga aborijin dan Torres Strait."

Dia mengatakan AMA menyambut baik semua tindakan promosi yang positif mengenai vaksinasi, namun semua harus dilakukan secara bertanggung jawab.

"Kami hanya ingin apotek bersikap profesional sama seperti dengan para dokter umum, dan juga perusahaan yang mengorganisir vaksin flu gratis bagi staf mereka." katanya.

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini