ABC

Turis China Jadi Tersangka Pelaku Operasi Payudara Gagal

Tuduhan yang dilayangkan kepada seorang perempuan asal China atas dugaan operasi payudara yang gagal dan menyebabkan kematian seorang manajer klinik kecantikan Sydney telah ditingkatkan menjadi kasus pembunuhan.

Jean Huang, 35, menjalani prosedur operasi payudara di Medi Beauty Clinic di Chippendale, Sydney pada pekan lalu dan meninggal di Royal Prince Alfred Hospital pada hari Jumat (1/9/2017).
Jaksa penuntut mengatakan seorang turis asal China, Jie Shao, 33, memberikan anestesi lokal dan melakukan pengisian payudara kepada Jean Huang, meski tidak memiliki kualifikasi medis di Australia.
Dokumen pengadilan mencantumkan obat-obatan yang terlibat dalam operasi yang gagal tersebut.
"Jie Shao pada tanggal 30 Agustus di Chippendale ... telah menyebabkan kematian Jean Huang dalam keadaan yang setara dengan pembunuhan, menyuntikkan Jean Huang dengan anestesi dalam jumlah yang bervariasi dalam bentuk Tramadol dan Lidocaine dan zat yang dibatasi penggunaannya asam hialuronat," demikian bunyi dokumen pengadilan itu.

Jean Huang
Jean Huang, 35, meninggal setelah menjalani prosedur kosmetik died after a a botched cosmetic procedure at a clinic she managed in Sydney.

Supplied: Facebook


• Tramadol adalah obat penghilang rasa sakit opioid
• Lidocaine, juga dikenal sebagai lignocaine, digunakan sebagai pereda nyeri dalam operasi gigi atau untuk mengubah denyut jantung abnormal, menurut NPS Medicines Wise.
• Asam hialuronat memiliki banyak kegunaan termasuk sebagai pengisi bibir atau payudara dalam operasi plastik
Inspektur Departemen Kesehatan sedang menyelidiki di mana toko tersebut menerima pasokan zat anestesi yang digunakan dalam prosedur ini.

Jaminan ditolak

Jie tidak diharuskan untuk tampil di Pengadilan Tinggi Pusat di Sydney saat tuduhan pembunuhan dilakukan.
Dia awalnya dituduh melakukan tindakan sewenang-wenang yang menyakitkan dan menggunakan racun untuk membahayakan kehidupan sebelum Jean Huang meninggal dan dia masih menghadapi tuduhan itu juga di samping tuduhan pembunuhan tersebut.
Turis asal China itu tetap ditahan di penjara dan permohonan jaminannya ditolak karena seorang hakim menganggapnya berisiko melakukan perjalanan udara.
Dia akan menghadapi pengadilan lagi bulan depan saat dia diharuskan tampil melalui link video.

Diterjemahkan pada 5/9/2017 oleh Iffah Nur Arifah dari artikel Bahasa Inggris disini.