ABC

Timnas Indonesia Buktikan Kemampuan Saat Melawan Juara Piala Dunia

Tendangan jarak jauh Leandro Parades, serta gol yang dicetak Cristian Romero memasuki babak kedua mengantarkan Argentina memenangkan pertandingan persahabatan melawan Indonesia 2-0, kemarin.

Tapi permainan skuad Garuda patut diacungkan jempol dalam pertandingan melawan juara dunia, karena gawang yang dikawal Ernando Ari baru bobol di menit ke-38.

"Memang tim Argentina itu permainannya sangat bagus, tetapi secara mental para pemain tidak kalah jauh," ujar Shin Tae-Yong, pelatih timnas Indonesia dalam konferensi pers usai pertandingan.

"Mereka bekerja keras, apa yang direncanakan dikerjakan dengan baik."

"Dengan pengalaman seperti ini bisa jadi motivasi agar berkembang ke depannya."

Presiden Joko Widodo juga ikut memuji permainan timnas Indonesia semalam.

"

"Argentina berada di peringkat pertama dan kita di peringkat 149, tapi hanya kebobolan dua gol," ujar Presiden Jokowi.

"

Awalnya Presiden Jokowi mengaku sempat khawatir kalau Indonesia akan banyak kebobolan gol karena menurutnya para pemain terlihat "agak nervous".

"Tapi di babak kedua luar biasa, bisa mengembangi," ujarnya.

'Bangun dari tidur'

Timnas Indonesia memang berada di peringkat 149 dunia, tapi Presiden Jokowi berharap dengan mendatangkan tim-tim besar dari luar membuat mereka akan "semakin banyak pengalaman".

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Tohir, mengatakan pengalaman timnas Indonesia bisa dijadikan ajang sebagi "tes nyali" mempersiapkan mereka berlaga di ajang internasional lainnya.

"Ini bagian dari kita tes nyali, tes mental untuk supaya tim nasional kita siap, karena tahun ini ada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026."

"Walaupun target kita 2038, tapi kan siapa yang tahu, kita coba yang terbaik," jelasnya.

Erick juga memuji kelancaran Jakarta sebagai tuan rumah pertandingan yang dihadiri puluhan ribu penonton yang menunjukkan antusias mereka.

"Saya rasa antusiasme luar biasa dan inilah yang kita harapkan bahwa industri olahraga kita bangkit, tetapi prestasi kita juga harus membaik," ujarnya.

"

"Dunia melihat sepak bola kita bangun dari tidur dan ini membuktikan dengan tim juara dunia mau hadir ke Indonesia."

"

Argentina puas dengan pertandingan

Ketidakhadiran Lionel Messi tentu membuat para penggemar sepak bola di Indonesia kecewa.

Tapi nama "Messi" tetap diteriakkan saat timnas Argentina mulai memasuki Stadion Gelora Bung Karno.

Mereka tadinya berharap Messi akan menampilkan aksinya di stadion Bung Karno, terutama setelah melihat laganya dalam pertandingan melawan China, yang berakhir dengan kemenangan 2-0.

Saat itu, Messi mencetak gol di detik ke-79, menjadikannya sebagai gol tercepat yang pernah dicetaknya dalam pertandingan internasional.

Skuad Garuda berkali-kali terlihat mencoba membendung serangan Argentina, tapi juga menciptakan beberapa peluang di babak kedua untuk menguji kiper Emi Martinez dengan tendangan jarak jauh.

Tapi mereka tak kuasa membendung serangan dan terlihat sempat kewalahan menahan Alejandro Garnacho, pemain pengganti di babak kedua, yang hampir mencetak gol ketiga.

"Saya cukup puas dengan penampilan tim saya, termasuk Garnacho," kata Lionel Scaloni, pelatih timnas Argentina.

Pertandingan semalam juga menjadi sebuah titik terang, setelah dunia sepak bola Indonesia menjadi sorotan dunia karena tragedi mematikan di stadion Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang, menjadi salah satu insiden terburuk di dunia olahraga.

Pertandingan semalam menutup rangkaian jadwal FIFA Match Day timnas Indonesia di bulan Juni.

Sebelumnya skuad Garuda menahan imbang timnas Palestina dengan skor 0-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu pekan lalu.

Reuters