ABC

Teroris Mungkin Menarget Peringatan Anzac Day di Gallipoli

Pemerintah Australia mengungkapkan pihaknya telah menerima informasi yang menyatakan para teroris mungkin berusaha menarget peringatan hari Anzac Day di Semenanjung Gallipoli, Turki.

Terkait hal itu Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) telah memperbarui travel advice, namun secara keseluruhan peringatan perjalanan ke Turki tidak berubah.

Menteri Urusan Veteran Dan Tehan mengatakan pemerintah dan Kepolisian Federal Australia (AFP) tidak bisa menjelaskan rincian ancaman, namun meminta warganya hati-hati ke wilayah itu.

"Seperti lokasi lainnya, kami memperingatkan wisatawan mengenai risiko yang mungkin mereka menghadapi selama kunjungan dan mendorong mereka mengambil langkah-langkah penanganan risiko yang tepat, jika memutuskan melanjutkan dengan kunjungan mereka," kata Dan Tehan.

"Pada akhirnya, terserah wisatawan untuk membuat keputusan apakah melakukan perjalanan atau tidak," katanya.

"Sayangnya, dalam lingkungan global saat ini, peristiwa besar mengundang berbagai tingkatan ancaman. Sayangnya, Anzac Day bukan pengecualian," kata Menteri Dan Tehan.

Wakil Komisaris AFP Michael Phelan mengatakan Pemerintah Australia bekerja sama dengan mitra mereka di Turki untuk memastikan para peziarah ke Gallipoli aman.

"Kami sudah menempatkan orang di kedutaan kami di Ankara, dan telah bekerja sama bukan hanya dengan Kepolisian Turki tetapi juga Gendarmerie (pasukan pengamanan - red.) dan sekitar semenanjung untuk peringatan Anzac Day," kata Phelan.

"Kami mempercayai otoritas Turki dalam mengamankan semenanjung dan perayaan lain di wilayah itu," katanya.

"Mereka memiliki track record yang baik dalam hal itu, kami terus berhubungan dengan mereka," tambahnya.

Diterbitkan Kamis 6 April 2017 dari artikel berbahasa Inggris.