ABC

Terduga Agen Pasar Gelap Korut Di Sydney Mulai Jalani Persidangan

Chan Han Choi, pria asal Sydney, New South Wales (NSW) berusia 59 tahun yang dituduh sebagai agen pasar gelap untuk Korea Utara, akan menghabiskan musim perayaan Natal ini di balik jeruji besi setelah muncul secara singkat di pengadilan pada hari Rabu (20/12/2017).

Chan Han Choi dituduh menjual batubara untuk negara tertutup tersebut, dan membahas pasokan komponen senjata dari Korea Utara.
Ini adalah pertama kalinya seseorang di Australia dituntut melakukan percaloan penjualan dan membahas pasokan senjata pemusnah massal.
Chan Han Choi yang sempat muncul melalui tautan video di Pengadilan Tinggi Central Sydney tidak mengajukan permohonan jaminan.
Choi memakai baju warna hijau dan mengusap rambutnya saat dia mendengarkan penerjemahnya.
Dia ditangkap oleh Kepolisian Federal Australia (AFP) di pinggiran kota Eastwood, Sydney akhir pekan lalu.

Berkas dakwaan hari Rabu (20/12/2017), mengungkap tuduhan polisi bahwa Choi telah terlibat dalam penjualan rudal.

Polisi juga menuduh Choi memiliki "alasan yang masuk akal" untuk mempercayai layanan yang dia berikan "akan atau mungkin membantu program senjata pemusnah massal".

Berkas dakwaan itu juga mengungkap, polisi mengklaim bahwa Choi telah memberikan layanan perantara untuk penjualan batubara dari Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK) ke sejumlah entitas di Vietnam.
Pengacara Choi mengatakan kepadanya, melalui seorang juru bahasa, mereka akan mengunjunginya untuk membahas masalah itu pada hari Rabu (20/12/2017).
Choi duduk diam selama persidangan dan mengatakan kepada sang penerjemah bahwa dia kesulitan memahami persidangan.
Hakim Megan Greenwood memerintahkan sidang kasus ini untuk digelar kembali di Pengadilan Tinggi Pusat pada 28 Februari mendatang.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.