ABC

Teknologi Digital Akan Membantu UKM di Mana Saja

Teknologi digital akan membantu usaha kecil dan menengah untuk mendapatkan pasar lebih besar di Australia maupun di tempat lain.

Hal tersebut dikatakan oleh Richard Flanagan, Kepala Bagian Pemasaran Usaha Kecil Google Australia yang sedang berada di ibukota Kawasan Utara Dawin.

Flanagan berada di sana bersama dengan Kadin Australia guna menganjurkan usaha kecil dan menengah (UKM) meningkatkan kehadiran mereka di internet.

"Hampir semua orang sekarang ini menggunakan teknologi dalam membantu mereka membuat keputusan apakah akan mengunjungi sebuah lokasi bisnis atau menemukan sebuah produk atau layanan." kata Flanagan.

Richard Flanagan, Manajer Usaha Kecil dan Menengah Google Australia.
Richard Flanagan, Manajer Usaha Kecil dan Menengah Google Australia.

Dalam hal Kawasan Utara, Flanagan mengatakan teknologi digital ini akan sangat membantu di industri terbesar di sana - pariwisata.

"Kita semua sekarang ini akan melihat dulu foto-foto yang sudah ada sebelum mengunjungi sebuah daerah." katanya.

"Mereka ingin melihat dimana restorannya, bagaimana suasana kamar yang akan dipesan, atau tur untuk melihat buaya apa yang akan mereka pesan." tambahnya.

"Jadi mereka ingin pengalaman itu sudah ada di dalam otak sebelum mereka mengalaminya secara langsung."

"Kalau anda tidak hadir di interner, anda akan kalah dengan yang lain yang sudah punya."

Menurut Flanagan, strategi digital yang efektif bagi usaha kecil tidaklah harus yang canggih, sepanjang ada info dasar mengenai apa yang ditawarkan seperti misalnya alamat dan apa yang ditawarkan.

Salah seorang pemilik bisnis di Darwin, Jason Davies sudah menggunakan teknologi digital bagi bisnisnya Furry Godmother, bisnis resor untuk binatang peliharaan.

"Bagi kami, ini adalah bisnis berdasarkan rasa percaya." kata Davies.

"Pelanggan ingin tahu bahwa binatang peliharaan mereka akan aman dan senang ketika mereka bersama kami."

"Dengan adanya foto-foto, dan ada tur secara online, calon pelanggan bisa melihat terlebih dahulu apa yang tersedia di tempat kami."

Dia memperkirakan bahwa bisnisnya mendappat 60-70 persen pelanggan lewat online.

"Saya hampir tidak menemukan orang mencari kami lewat buku telepon lagi."