ABC

Sistem Bermasalah, Swalayan Australia Ini Tarik Ulang Uang Pelanggan

Para pelanggan Woolworths di Australia yang marah mengatakan, mereka mengalami penarikan uang dari rekening mereka karena kesalahan komputer swalayan ini yang telah memproses ulang transaksi berusia enam bulan.

Woolworths telah menyalahkan transaksi ulang itu pada mesin pemroses pembayaran mereka, Cuscal.

"Kami telah menerima konfirmasi dari Cuscal -salah satu pemroses pembayaran kami yang melayani serikat pekerja kredit dan lembaga keuangan lainnya -bahwa karena adanya kesalahan di pusat data mereka, sejumlah pelanggan Woolworths mungkin telah menerima transaksi yang salah," kata perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan.

Juru bicara Cuscal mengkonfirmasi bahwa "kesalahan pemrosesan" terjadi pada hari Minggu (6/8/2017) malam.

"Kami mohon maaf atas stres dan ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Kami bekerja keras untuk memperbaiki kesalahan tersebut," kata Cuscal dalam sebuah pernyataan.

Tidak diketahui berapa banyak orang yang terkena dampaknya, namun puluhan pelanggan Woolworths yang marah mengadu ke media sosial untuk mengeluh tentang penarikan uang mereka.

Tony Dafter dari wilayah Narrabri di New South Wales menyadari Woolworths telah mengambil $ 61,12 (atau setara Rp 611.200) dari rekening debet Visa-nya pada Senin (7/8/2017) pagi.

Skip Facebook

FireFox NVDA users - To access the following content, press 'M' to enter the iFrame.

FACEBOOK: Postingan Pelanggan

Ia segera menghubungi nomor layanan pelanggan Woolworths.

"Mereka mengatakan ini adalah masalah yang sedang dilaporkan hari ini dan mereka mencatat rincian, tapi mereka tidak tahu kapan transaksi itu akan disortir atau kapan saya akan mendapatkan kembali uang saya," kata Dafter.

"Saya ingin uangnya kembali sekarang. Cukup mudah bagi mereka untuk menariknya kembali, jadi saya tak mengerti bagaimana uang itu tak bisa dikembalikan hari ini."

Jake Brown dari Mitcham di negara bagian Victoria mengatakan bahwa pada hari Senin (7/8/2017), ia mengalami penarikan uang di akunnya sekitar $ 150 (atau setara Rp 1,5 juta) berdasarkan transaksi yang ia lakukan di Woolworths dan toko minuman beralkohol BWS (yang juga milik Woolworths) pada bulan Maret.

"Anggaran kami sangat ketat minggu ini tapi akan baik-baik saja untuk satu hari. Bagaimana dengan orang lain yang tak demikian?" tanya Brown.

Ia menghubungi banknya dan Woolworths, yang keduanya menggambarkan transaksi tersebut sebagai kesalahan sistem dasar.

Skip Facebook

FireFox NVDA users - To access the following content, press 'M' to enter the iFrame.

FACEBOOK: Postingan Pelanggan

Ketakutan rincian bank tetap tersimpan

Brown mengatakan bahwa ia sangat khawatir akan rincian rekeningnya yang mungkin telah disimpan oleh Woolworths selama enam bulan.

"Mengapa rincian kartu kredit masih tersimpan? Dan jika mereka terus-menerus disimpan oleh pihak ketiga, seberapa amankah mereka?.”

Woolworths telah berjanji untuk mengembalikan transaksi tersebut pada hari Senin (7/8/2017).

"Kami bekerja sama dengan Cuscal dan bisa memastikan kesalahan pembayaran akan diperbaiki dalam waktu 24 jam," kata perusahaan itu.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan. Jika ingin informasi lebih lanjut, hubungi 1300 767 969."

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.

Diterbitkan: 16:25 WIB 07/08/2017 oleh Nurina Savitri.