ABC

Setelah Dibebaskan Jamie Murphy Kembali ke Perth

Jamie Murphy dijadwalkan kembali ke Perth hari Kamis (25/11/2016) setelah polisi di Bali mengatakan bahwa tidak ada narkoba dalam uji darah dan air seni dari remaja asal Perth tersebut.

Setelah dua hari ditahan, remaja berusia 18 tahun tersebut keluar dari kantor polisi di Kuta dan disambut begitu banyak wartawan internasional.

Dia hanya mengeluarkan satu kata ketika ditanya apakah dia senang dibebaskan, Murphy menjawab 'yep'.

Orang tua Murphy sudah berada di Bali untuk menemui putra mereka.

Pengacara Murphy mengatakan remaja tersebut dan keluarganya akan meninggalkan Indonesia sesegara mungkin, dan dia akan bertemu kedua orang tuanya segera.

Brendan dan Anna Murphy tidak menjawab pertanyaan wartawan di Bandara Perth hari Rabu dan ketika ditanya mengenai apa yang ingin mereka sampaikan, Brendan Murphy mengatakan: "Karena kami mencintai anak kami."

Murphy mengatakan kepada polisi membeli bubuk dari seseorang

Kapolda Bali Irjen Pol Sugeng Priyanto mengatakan, hasil tes terhadap bubuk putih itu positif adalah obat penghilang nyeri, kafein dan obat batuk.

Kapolsek Kuta Wayan Sumara mengatakan bahwa Murphy membeli bubuk putih dari seseorang di jalan, yang mengatakan kepadanya bahwa 'ini akan membuatnya merasa lebih enak."

Kapolsek Kuta Wayan Sumara
Kapolsek Kuta Wayan Sumara mengumumkan pembebasan Jamie Murphy.

ABC News: Adam Harvey

"Dia tidak tahu apakah itu narkoba atau bukan, namun menurut seseorang yang memberinya di jalan, obat itu akan membuatnya lebih baik." kata Sumara.

Sumara mengatakan Murphy tidak mengatakan kepada polisi berapa yang dibayarnya untuk bungkusan bubuk putih tersebut.

Sumara mengatakan dia sudah beberapa kali mengatakan kepada para remaja Australia yang datang ke Bali mengenai bahaya menggunakan narkoba di Indonesia, hanya beberapa hali sebelum Murphy ditahan.

"Bila tidak, polisi Indonesia,khususnya polisi Kuta akan menangani kasus sesuai hukum di Indonesia."

Sumara mengatakan Murphy 'sangat beruntung'.

"Tetapi polisi selalu berusaha melakukan hal yang terbaik bagi warga asing, khususnya warga Australia."

Brendan and Anna Murphy drag luggage through Perth Airport.
Brendan dan Anna Murphy dii Bandara Perth.

ABC News: Briana Shepherd

Sementara itu manajemen klub malam Sky Garden dimana Murphy ditahan pertama kalinya mengeluarkan pernyataan mengatakan bahwa mereka lega atas pembebasan Murphy.

Pernyataan itu juga menyatakan permintaan maaf atas perlakuan kasar yang diterima Murphy dari petugas keamanan.

"Prosedur kami adalah menyerahkan seseorang kepada polisi, bila kami merasa mereka berbuat tindak kriminal di Sky Garden." kata pernyataan tersebut.

"Kami sudah mengeluarkan teguran kepada petugas bersangkutan, dan dia tidak akan diijinkan bekerja sampai dia menjalani pelatihan kembali."

Diterjemahkan pukul 11:30 AEST 24/11/2016 oleh Sastra Wijaya dan simak beritanya dalam bahasa Inggris di sini