ABC

Senator Australia Mengaku Ditekan Partainya Dukung Pernikahan Gay

Senator Australia Helen Polley dari Partai Buruh mengatakan dia berada di bawah tekanan internal partainya untuk mengumumkan dukungannya terhadap pernikahan sesama jenis. Padahal, senator dari dapil Tasmania ini menentang hal itu.

Senator Polley mengatakan kepada suratkabar The Australian bahwa dia diperingatkan oleh rekan-rekan partainya, bahwa pandangannya ini dapat menyebabkan dia dianggap "bertanggung jawab atas kekalahan dalam pemilihan umum federal berikutnya".

Kantor senator telah mengkonfirmasi pengakuan itu akurat, namun Senator Polley sendiri tidak tersedia diwawancarai ABC News.

"Akan jauh lebih mudah bagi hidupku, dalam sejumlah hal, dalam berurusan dengan rekan-rekanku untuk mengubah posisi saya dan mendukung pernikahan sesama jenis," katanya kepada The Australian.

"Ada tekanan dari luar, ada tekanan dari teman, rekan kerja, dari staf," ucapnya.

"Tapi saya harus jujur kepada para pemilih saya, mereka yang mendukung saya selama tiga kampanye pemilu dan masih tetap menghubungi saya," tambah Senator Polley.

Kantor Pemimpin Partai Buruh Bill Shorten belum menanggapi hal ini, namun politisi Partai Buruh Andrew Leigh mengatakan dia tidak yakin dengan "apa yang ddisampaikan ke Helen".

"Yang bisa saya pastikan bahwa sebagian besar kolega saya akan mendukung kesetaraan perkawinan," kata Leigh kepada Sky News.

"Partai Buruh memberikan kebebsan bagi anggota dan senator kami untuk memilih secara bebas. Sebagian besar senator dan anggota parlemen Partai Buruh akan memberikan suara YA," katanya mengenai legalisasi pernikahan sesama jenis.

Namun mulai dari periode pemerintahan berikutnya, anggota parlemen dan senator Partai Buruh tidak lagi diberikan kebebasan memilih apakah undang-undang tersebut harus diubah agar pasangan sesama jenis bisa menikah.

Leigh mengatakan bahwa dia mengharapkan hal itu akan menjadi masalah.

"Begitulah posisi yang diputuskan pada konferensi nasional Partai Buruh yang terakhir. Saya tentunya akan kaget jika survei melalui pos ini tidak berjalan lancar dan saya berharap masalah ini akan diselesaikan pada akhir tahun," jelasnya.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris di sini.