ABC

Selamatkan Sejarah Queensland Lewat Konservasi Peta

Sekelompok warga Queensland berupaya menyelamatkan sejarah kota mereka dengan melestarikan peta kertas kuno kota tersebut ke dalam bentuk digital.

Masyarakat Royal Geografi Queensland (RGSQ) telah mengumpulkan peta kertas kuno sejak tahun 1885 dan berencana untuk mendigitalisasi koleksi mereka di masa depan.
 
Kelompok ini beberapa waktu lalu menemukan peta kertas yang berasal dari tahun 1800-an yang menggambarkan dengan nyata perubahan topografi Queensland.
 
Pakar peta dari RGSQ, Bernard Fitzpatrick mengatakan saat ini peta kertas masih memiliki tempat dihati masyarakat.
 
"Saat ini kami tengah dalam proses mengarsipkan dan mengkaji proses untuk rencana memindahkan koleksi peta kertas kuno  milik kami ke bentuk digital agar bisa lebih mudah diakses oleh publik,” katanya.
 
"Pekan lalu saja kami membuka gulungan peta kertas dan ternyata di dalamnya terdapat peta kuno juga yang berasal dari tahun 1800-an dan peta kuno itu berada didalam kotak tanpa kita sadari didalamnya menyimpan peta berharga tersebut,”

"Kami masih terus mengkoleksi peta kertas kuno, tapi kami juga melihat ada perubahan paradigma dimana kami perlu juga menggunakan peta dalam bentuk digital selain peta kertas,” katanya.
 
Peta untuk masa lalu dan masa depan
 
RGSQ mengkoleksi peta Queensland dalam berbagai bentuk dengan tujuan untuk mengamankan sejarah Queensland. Namun Fitzpatrick meyakini perubahan besar dalam peta terutama topografi alam di Queensland, saat ini banyak terekam dalam bentuk digital.

"Dahulu orang akan membuka peta kertas untuk mengetahui kita harus berjalan ke arah mana untuk sampai pada tujuan, sekarang ini orang menggunakan ponsel pintar, padahal kenyataanya saat ini ada lebih banyak orang yang menggunakan peta dibandingkan zaman dahulu, hanya saja bentuknya peta digital bukan peta kertas lagi,” katanya.

Dia mengatakan salah satu keuntungan peta digital adalah memiliki kemampuan lensa dekat atau ‘zoom’ di sebuah kawasan.
 
Fitzpatrick menilai kedua bentuk peta ini bisa dikolaborasikan dan memberikan manfaat lebih bagi warga untuk mengenali Queensland dari waktu ke waktu.

"Saya pernah terlibat dalam proyek dimana kami men-scanning semua peta kertas kuno bersejarah untuk melihat klaim kepemilikan lahan dan kami mendaftarkan mereka semua sehingga dari waktu bisa diketahui dan dilihat data kepemilikan lahan itu selama 100 tahun terakhir,”
 

Menurut Fitzpatrick apapun bentuknya, kertas atau digital, membaca peta itu masih sangat penting dan diperlukan.

Peta Kota Brisbane pada tahun 1895 yang menampilkan sungai Brisbane.