ABC

Ricky Ponting Jadi Bintang Iklan di Mumbai

Swisse Wellness mengajak legenda olahraga kriket Ricky Ponting ke Mumbai untuk merekam iklan TV terbaru mereka. Berikut bagaimana proses pengambilan gambar itu berlangsung.

“Kriket, selalu olahraga kriket” ujar mantan kapten tim kriket Autralia, Ricky Ponting, ketika ditanya apa hal pertama yang terlintas dipikirannya ketika memikirkan India.

Obsesi yang besar rakyat India terhadap olahraga kriket sama kuatnya dengan dominasi Ponting sebagai batsman – yang dianggap sebagai salah satu pemain kriket yang paling sukses mengumpulkan angka (run maker) di Australia.

Menggabungkan Ponting dengan India – anda akan memiliki kombinasi yang sangat luar biasa. Itulah yang dilakukan oleh Swisse Wellness ketika mengambil gambar iklan TV terbaru mereka yang menampilkan legenda olahraga kriket ini di sebuah desa nelayan di Mumbai di pinggir Sungai Gangga.

Alasannya? Ponting genap satu dekade berperan sebagai duta Swisse pada tahun 2016 lalu. Ini menjadi semacam perayaan – dengan membawa Ponting dan sinematografi peraih penghargaan yang berperan sebagai sutradara Tov Belling ke Mumbai untuk menciptakan keajaiban TV.
Kami berbicara dengan Belling mengenai pengalaman yang tidak terlupakan ini.

Anda memfilmkan legenda kriket [Australia], Ricky Ponting di India, apakah anda gila?

Terkadang anda harus terjun langsung untuk bisa mendapatkan kisah terbaik. Disana terdapat kejujuran dan kegembiraan di jalan-jalan dalam adegan bermain kriket di jalanan di India yang tidak akan anda dapatkan di tempat lain di dunia. Menjadikan Ricky berhubungan langsung dengan hal itu benar-benar [gambar] yang sangat kuat.

Berapa banyak orang yang terlibat dalam pengambilan gambar untuk TV ini?
Benar-benar ratusan orang. Tim Australia saja ada 5 orang dan kita memiliki tim inti yang luar biasa di Mumbai yang terdiri dari 10 orang. Kru orang India berjumlah sekitar 90 orang dan sisanya kru tambahan dan juga petugas keamanan. Saya terbiasa [bekerja] dalam seting pengambilan gambar yang luas, tapi di Mumbai, mereka melakukannya dengan besar-besaran dengan menambahkan suasana hiruk-pikuk.

Skip YouTube Video

FireFox NVDA users - To access the following content, press 'M' to enter the iFrame.

YOUTUBE: Ricky Ponting bermain kriket dengan anak-anak di India


Bagaimana anda memilih bakat lokal?
Anak-anak pemain kriket berasal dari klub kriket lokal dan kru tambahannya kami casting dari beberapa agen.

Apa cerita di balik desa itu?
Ini bukan desa nelayan sungguhan bahkan selama ini pun [bukan desa nelayan]. Desa ini tampaknya memiliki karakternya sendiri dan identitas didalam kota besar ini. Ada berbagai area dan pemandangan, begitu sempurna untuk pengambilan gambar. Orang-orangnya sangat ramah dan benar-benar membolehkan kami memasuki kehidupan mereka selama beberapa hari. Kami kemudian mendapati kalau video coldplay Hymn for the Weekend juga diambil di Desa Worli.

Apakah benar kru yang sama dari film ‘Slumdog Millionaire’ juga terlibat dalam pengambilan gambar ini?
Ha, ya, tapi saya rasa ini sama saja dengan bagaimana yang dikatakan semua warga Selandia Baru yang terlibat dalam film ‘Lord of the Rings’.

Apakah langkah pengamanan yang dipersyaratkan Ponting?
Kami menempatkan masalah pengamanan sebagai hal yang penting bagi Ricky, tapi saya merasa kalau itu berkaitan dengan keamanan dia karena kita harus menjaga agar para penggemarnya tetap berada dalam jarak yang masuk akal sehingga kita bisa tetap bekerja.

Cricket legend Ricky Ponting filming in Mumbai, India with Swisse Wellness
Ricky Ponting sedamg melakukan pengambilan gambar di Mumbai, India bersama Swisse Wellness.

Supplied: Swisse Wellness

Gambarkan seperti apa rasanya berada di lokasi pengambilan gambar..
Pengambilan gambar ini rasanya sedikit agak kabur, tapi tentu saja sangat menyenangkan bekerja dengan Ricky dan anak-anak – sebuah pengalaman sekali dalam seumur hidup. Memberi arahan bagi kru yang diluar kebiasaan banyaknya juga sangat menyenangkan – kru orang-orang India sangat fantastik!

Berapa lama anda melakukan pengambilan gambar?
Saya berada di Mumbai selama 11 hari, tapi pengambilan gambarnya hanya 2 hari.

Adakah kisah-kisah lucu dalam pengambilan gambar yang dapat anda bagikan?
Adegan ‘Picture Cars’ adalah taksi bagi duta [Swisse] dan juga sebuah becak bermotor. Becak itu patah ketika seharusnya menembus gambar latar belakang, jadi kami terpaksa melibatkan sejumlah orang untuk mendorongnya agar bisa menembus latar itu. Terlihat sangat otentik pada hasil akhirnya!

Apa hal terbaik yang terjadi pada hari itu?
Pada akhir hari kedua tampaknya seluruh warga di desa itu menjadi kru tambahan, mereka mengikuti kami seperti sebuah kerumunan besar. Karena kami telah diizinkan menjadi bagian dari desa mereka itu merupakan sebuah kehormatan. Saya sempat jatuh sakit…juga lantaran terlalu banyak makan jajanan pinggir jalan.

Artikel ini dibuat oleh Swisse