ABC

Ratusan Laba-laba Jenis Baru Ditemukan di Australia

Dalam empat tahun terakhir, ditemukan 700 jenis baru laba-laba di berbagai daerah di Australia. Jenis paling terakhir, Paruwi, ditemukan oleh seorang anak berusia 12 tahun.

Berburu laba-laba bukan pekerjaan biasa. Tetapi bagi Robert Beeton (12) asal Tasmania, Australia, pekerjaan itu telah menghasilkan penemuan yang luar biasa.

Robert Beeton mengambil bagian dalam Bush Blitz, sebuah program yang bertujuan untuk menemukan dan memberi nama hewan-hewan di seluruh Australia, ketika ia menemukan laba-laba genus baru.

"Aku suka laba-laba sejak aku masih sangat kecil," katanya. "Harus melakukan apa yang aku kerjakan sebagai yang terbaik."

spider Robert Beeton menemukan genus baru laba-laba - Paruwi.

Dia berada di sebuah kamp pemuda Aborigin, bekerja dengan para ilmuwan dan penggemar lainnya untuk menemukan yang belum ditemukan, ketika ia mendapat apa yang sekarang dikenal sebagai laba-laba Paruwi.

Tidak hanya spesies yang belum ditemukan, tetapi genus yang belum ditemukan, yang kemudian diizinkan untuk diberi nama.

"Laba-laba itu besar dan jelek, agak gelap, dan memiliki garis-garis harimau," katanya

"Paruwi adalah nama Aborigin Tasmania barat-laut untuk kumbang, dan saya menamakannya Paruwi karena itu adalah nama panggilan ayah saya."

spider Laba-laba Paruwi ditemukan di Tasmanai barat-laut.

Program Bush Blitz telah mengumumkan pendanaan lebih lanjut $12 juta dari Pemerintah Federal dan swasta yang akan menjaminprogram tersebut sampai setidaknya tahun 2017.

Manajer Jo Harding mengatakan, empat tahun ke belakang 700 spesies baru telah ditemukan di Australia.

"Ini sangat menakjubkan jika berpikir bahwa sebuah negara seperti Australia memiliki sekitar 75 persen dari keanekaragaman hayati yang tidak diketahui," ujarnya.

spider 2 Laba-laba Paruwi