ABC

RAPBN Balasan Oposisi Dukung Pemotongan Pajak Koalisi

Pemimpin Oposisi Australia, Bill Shorten, menjanjikan anggaran miliaran dolar untuk mendukung pasien kanker dan berjanji akan memperjuangkan usulan pemotongan pajak pribadi senilai usulan Partai Koalisi bagi warga berpenghasilan rendah dan menengah, jika terpilih dalam pemilu bulan depan.

Bill Shorten menggunakan pidato RAPBN balasannya untuk mengukuhkan komitmennya memberikan apa yang disebutnya sebagai investasi terbesar dalam program tunjangan kesehatan Medicare dalam sebuah generasi.

Dia mengatakan rencana anggaran untuk penyakit kanker sebesar $ 2,3 miliar atau setara Rp23,2 trilyun akan mencakup lebih dari 6 juta pemindaian gratis penyakit kanker, 3 juta konsultasi gratis dengan spesialis, dan obat-obatan yang terjangkau selama empat tahun pertama Partai Buruh menjabat.

"Saya harap saya bisa berdiri di sini malam ini dan memberitahu anda bahwa kita akan menemukan obatnya [kanker]. Tetapi tidak ada politisi yang bisa menjanjikan itu," kata Bill Shorten.

"Kami akan terus mendukung upaya para ilmuwan menemukan obat kanker itu, kami akan berinvestasi dalam penelitian dan uji klinis.

"Dan sebelum tiba hari dimana kita menemukan obat tersebut, saya berjanji pada anda. Di bawah pemerintahan Partai Buruh, jika anda berjuang melawan kanker, anda bisa fokus untuk sembuh, tanpa khawatir menjadi bangkrut."

Bill Shorten mengatakan jika Partai Buruh terpilih untuk memerintah, 10 juta warga Australia akan mendapatkan penggantian pajak hingga $ 1.080 atau sekitar Rp 10 juta, sebagaimana telah diumumkan Koalisi dalam Anggarannya.

"Partai Buruh akan memberikan pengembalian pajak yang lebih besar daripada usulan Partai Liberal bagi 3,6 juta orang Australia. Intinya, tambahan satu miliar dolar, untuk warga berpenghasilan rendah," kata Shorten.

"Selalu ada banyak pembicaraan tentang pajak dari mereka yang berseberangan, tetapi inilah kebenarannya: 6,4 juta orang yang bekerja akan membayar pajak penghasilan dalam jumlah yang sama di bawah Partai Buruh sebagaimana partai Liberal.”

"Dan 3,6 juta lainnya akan membayar pajak lebih kecil di bawah Partai Buruh."

RAPBN pertama yang disusun oleh Menteri Keuangan Utama Australia, Josh Frydenberg, mencakup miliaran dolar untuk pemotongan pajak, peningkatan jalan utama dan perawatan kesehatan.

Salah satu langkah penghematan terbesar adalah rencana untuk mengubah cara penerima tunjangan kesejahteraan menyatakan pendapatan mereka, yang diharapkan pemerintah akan dapat menambah dana sebesar $ 2 miliar ke kas negara.

Ini juga termasuk rencana untuk meratakan tarif pajak, yang berarti 94 persen orang Australia pada tahun 2024 tidak akan membayar pajak penghasilan lebih dari 30 persen.

Bill Shorten menolak untuk menawarkan dukungan atas perubahan itu.

Dia mengatakan tidak adil bahwa seseorang yang berpenghasilan $ 50.000 atau Rp 504 juta dapat membayar pajak dalam jumlah yang sama dengan seseorang yang menghasilkan uang $ 200.000 atau lebih dari Rp 2 miliar.

"Ini bukan rencana pajak, ini bom utang yang siap meledak," kata Pemimpin Oposisi.

"Ini tidak adil dan tidak juga bertanggung jawab untuk mengunci hadiah pajak senilai miliaran dolar yang dialokasikan secara tidak proporsional ke masyarakat Australia yang jumlahnya relatif sedikit dan sejauh ini di masa depan, terutama ketika Anda mempertimbangkan tren yang kita saksikan di lingkungan global: Brexit, perang dagang, penurunan pertumbuhan global, peningkatan besar-besaran utang global, penurunan imbal hasil obligasi 10-tahun.”

"Ini adalah waktu ketika Australia seharusnya membangun surplus yang kuat sebagai penyangga fiskal."

Pemerintah koalisi sempat menuai kecaman setelah terungkap anggaran Skema Dukungan Penyandang Cacat Nasional (NDIS) yang hanya kurang dari $ 1,6 miliar.

Bill Shorten menyoroti itu dan menjadikannya salah satu masalah pertama yang dibicarakannya dalam pidatonya.

"Kami akan meningkatkan batas anggaran NDIA (Badan Asuransi Disabilitas Nasional) dari segi jumlah staf, sehingga kami bisa memberikan dukungan itu,” katanya.

"Kami akan mengembalikan penyandang disabilitas sebagai pusat dari pengambilan keputusan. Dan kami akan membuat NDIS kembali ke jalurnya."

Bill Shorten menegaskan kembali komitmen pendanaan pendidikan dan infrastruktur serta berjanji akan menanggapi isu perubahan iklim dengan serius.

Bill Shorten telah lama bersumpah akan mengembalikan anggaran untuk ABC yang sempat dibekukan oleh Koalisi.

Dalam pidaro RAPBN balasannya, Bill Shorten mengatakan pemerintahan Partai Buruh di masa depan akan menyediakan dana tambahan untuk mendukung penyiaran regional.

"Kami tidak hanya akan mengembalikan anggaran sebesar $ 83 juta yang telah dipotong partai Liberal dari ABC, kami akan menyediakan tambahan anggaran sebesar $ 10 juta lagi untuk mendukung berita regional dan penyiaran darurat, khususnya di daerah-daerah yang terkena dampak bencana alam seperti Townsville, Tasmania dan Victoria regional," Kata Bill Shorten.

Dia juga berjanji untuk menawarkan dukungan yang lebih besar kepada para peternak sapi susu perah, memulihkan kesehatan Lembah Murray-Darling dan berinvestasi dalam menghilangkan kawasan yang tidak mendapatkan jaringan telepon selular.

Masa sidang parlemen pekan ini langsung berakhir begitu Bill Shorten selesai menyampaikan pidatonya.

Kecil kemungkinan anggota parlemen akan kembali bersidang pada 15 April mendatang sebagaimana telah diagendakan sebelumnya, mengingat Perdana Menteri Scott Morrison diperkirakan akan segera mengumumkan jadwal pemilihan umum federal.

Simak beritanya dalam bahasa Inggris disini.