Queensland Turunkan Usia Legal Seks Anal Jadi 16 Tahun
Usia legal bagi hubungan seksual anal yang bersifat suka sama suka di Queensland, Australia, kini diturunkan menjadi 16 tahun, sama seperti usia legal hubungan seksual lainnya. Penurunan batas usia legal hubungan seksual anal ini mengakhiri aturan “kuno” yang membatasi homoseksual.
Usia 16 tahun merupakan batas legal untuk kebanyakan bentuk hubungan seksual, namun selama ini di Queensland hubungan seksual anal di bawah 18 tahun dianggap ilegal.
Queensland merupakan satu-satunya negara bagian di Australia yang memiliki perbedaan batas usia legal untuk bentuk hubungan seksual suka sama suka yang berbeda.
Pemerintahan Partai Buruh serta anggota parlemen independen meloloskan UU baru tersebut Kamis (15/9) malam, bersama-sama dengan 28 anggota oposisi di parlemen negara bagian.
Anggota Partai Liberal Nasional lainnya tidak memilih. Sedangkan dua anggota dari Partai Katter’s Australian Party, yaitu Robbie Katter dan Shane Knuth, menjadi dua anggota yang menolak perubahan itu.
Kata “sodomi” juga diganti dengan hubungan anal di dalam aturan hukum (Criminal Code) untuk mengurangi stigma.
Menteri Kesehatan Queensland Cameron Dick mengatakan aturan hukum ini akhirnya mengoreksi ketidakadilan serta melindungi kesehatan remaja.
“Dengan menghilangkan bahasa dengan nilai-nilai kuno dan memastikan kesetaraan dalam usia kesadaran, UU ini bukan saja akan meningkatkan hasil kesehatan seksual, namun juga hasil kesehatan mental bagi remaja Queensland,” katanya.
Menteri Dick menambahkan, pakar kesehatan menemukan bahwa batas usia lebih tua bisa mendorong orang menyembunyikan informasi mengenai masa lalu seksual mereka dari praktisi kesehatan karena khawatir atas konsekuensi hukum.
“Menyembunyikan informasi ini bisa berdampak serius bagi pengobatan media kaum remaja, khususnya karena hubungan seksual anal yang tak pakai kondom merupakan perilaku dengan risiko terbesar bagi penyebaran HIV,” tambahnya.
Perubahan Hilangkan Hambatan Healthcare
Direktur AIDS Council Queensland Michael Scott mengatakan penting untuk hilangkan segala hambatan untuk mengakses healthcare bagi semua orang.
“Usia kesadaran yang tak setara telah jadi hambatan bagi akses setara terhadap healthcare” katanya.
“Kami khawatir bahwa dengan ketidaksamaan usia kesadaran saat ini, para remaja yang aktif secara seksual malas untuk mengakses layanan kesehatan seksual termasuk HIV serta tes STI dan pendidikan pencegahan kesehatan karena takut dituntut,” katanya.
Juru bicara oposisi urusan kesehatan John-Paul Langbroek mendukung perubahan ini namun meminta pemerintah memperjelas bagaiman cara mendidik remaja 16 dan 17 tahun mengenai perubahan itu.
“Strategi kesehatan seksual di Queensland mencakup minim bahkan tidak adanya rincian bagaimana hal itu akan dilaksanakan,” katanya.
“Juga tak ada informasi mengenai strategi kesehatan seksual di Queensland yang menyebut tentang program pendidikan, yang merujuk dampak samping secara fisik dari kegiatan seksual, di tubuh yang mungkin belum tumbuh sepenuhnya, atau aspek kesehatan mentalnya,” papar Langbroek.
Hubungan seksual anal suka sama suka di kalangan dewasa telah dilegalkan si Queensland sejak tahun 1991.
Hukum ‘Kuno’ Menstigma Hubungan LGBTI
Menteri Lingkungan Hidup Queensland Steven Miles mengatakan hukum “ketinggalan zaman” telah menstigma hubungan seksual pria gay.
"Ini merupakan stigma yang menyebabkan terjadi isolasi dan kesepian di kalangan remaja LGBTIQ di Queensland," katanya.
“Kita semua tahu bahwa aturan hukum kuno ini tak mencegah siapa pun melakukan hubungan seksual anal,” ucapnya.
“Yang terjadi justru mencegah kaum remaja mengakses informasi penting mengenai healtcare dan keamanan,” tambahnya.
Diterbitkan Pukul 11:00 AEST 16 September 2016 oleh Farid M. Ibrahim dari artikel berbahasa Inggris di sini.