ABC

Qantas Resmikan Penerbangan Nonstop Perth-London

Perjalanan jarak jauh akan menjadi semakin lama dengan diresmikannya penerbangan langsung pertama Australia ke London melalui Perth, Australia Barat pekan ini.  Sejumlah politisi, jurnalis, dan wisatawan menjadi penumpang pertama yang menikmati penerbangan jarak jauh non stop pertama tersebut.

Penerbangan - yang memakan waktu 17 jam dan 20 menit itu - berangkat dari Bandara Internasional Perth sekitar pukul 19:00 (waktu setempat) pada hari Sabtu (24/3/2018) dan dijadwalkan mendarat di Bandara Heathrow, London, Inggris  pada hari Minggu (25/3/2018) pukul 5:10 pagi (waktu setempat).

Pesawat Boeing 787-9 Dreamliner milik maskapai Qantas ini dirancang untuk mengakomodasi perjalanan jarak jauh dan telah disebut-sebut sebuah sebagai anugerah bagi industri pariwisata Australia.

Menteri Pariwisata Federal, Steve Ciobo mengatakan rute itu akan bertindak sebagai "gerbang" menuju negara bagian Australia Barat dan akan memberikan manfaat bagi negara-negara lain di Australia.

"Bagi banyak pengunjung internasional, tempat-tempat destinasi unggulan pariwisata di Australia Barat masih sulit terjangkau, bukan karena kawasan itu tidak tersedia bagi mereka, tetapi karena terlalu sulit untuk dijangkau karena sebelumnya destinasi wisata  difokuskan pada kawasan di pantai timur.

"Kami memiliki sekitar 730.000 turis yang datang ke Australia dan saya bertekad untuk meningkatkan pengeluaran mereka dan menumbuhkan jumlah mereka."

Kelas ekonomi di Qantas Dreamliner 787-9 dengan rute penerbangan Perth ke London
Penerbangan dari Perth ke London memakan waktu 17 jam dan 20 menit.

Disediakan: Qantas

CEO Qantas Alan Joyce mengatakan itu adalah "hari bersejarah".

"Ini akan menjadi penerbangan non stop pertama yang menghubungkan antara Eropa dan Australia yang pernah terjadi dalam dunia penerbangan - kami sangat gembira," kata Alan Joyce.

Menteri Utama Australia Barat (WA), Mark McGowan mengatakan rute itu adalah peluang besar untuk menumbuhkan lapangan kerja di sektor pariwisata di negara bagian itu.

Tidak sengaja memesan penerbangan bersejarah

Martina Dewberry dan suaminya, John, berada dalam penerbangan perdana dengan dua anak mereka, Isabelle, 5 tahun, dan Sam, 3 tahun.

Keluarga Dewberry
Martina, Isabelle, John dan Sam Dewberry.

Berita ABC: Emily Piesse

Ia mengatakan durasi penerbangan ini hampir dua kali lipat dari penerbangan terlama mereka sebelumnya yang berdurasi 10 jam.

"Kami sebenarnya tidak berencana untuk berada di penerbangan pertama ke London ini," kata Nyonya Dewberry.

"Agen perjalanan saya bertanya kepada kami 'apakah Anda ingin berpergian dengan penerbangan non stop atau ingin transit dulu?'. Kami berkata 'kami akan mengambil penerbangan [nonstop]'.

"Ketika saya berbicara dengan ibuku dia berkata 'kapan kamu berangkat, tanggal 24? Yah, itu adalah penerbangan jarak jauh nonstop pertama ke London'.

"Saya sedikit gugup tapi kita akan baik-baik saja."

Martina Dewberry mengatakan dia berencana untuk memudahkan perjalanan tersebut dengan mengarahkan anak-anaknya untuk menonton film.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.