ABC

Puntung Rokok, Pembalut Bekas, Ada Ratusan Kilo Sampah di Pantai Gold Coast

Pantai-pantai Gold Coast yang terkenal di Queensland mungkin terlihat bersih dan murni, tapi salah satu penduduk setempat mengatakan ada kemungkinan kita menemukan sampah yang terkubur di dalamnya.

Jennifer Schultz dari kawasan Mermaid Waters di Gold Coast menceritakan dirinya yang suka memilah-milah pasir untuk mencoba mencari kerang dan fosil yang unik.

Tapi ia sangat tidak menikmatinya saat menemukan banyak sampah terkubur di antara timbunan pasir.

“Saya berjalan di pantai, kadang dengan ombak yang tinggi, dan cukup sering saya mengambil apa yang dilihat dan saya kembali dengan satu kantong penuh sampah.”

“Saya mencari kerang, fosil, barang-barang yang indah, tapi malah menemukan puntung rokok, kantong berisi kotoran anjing, kaleng, tutup botol, sedotan, dan itu sepanjang pantai.”

Various rubbish laid out on the grass.
Rubbish collected by a beach walker

Foto: Jennifer Schultz

Membuat perbedaan

Jennifer memutuskan untuk mengumpulkan sampah-sampah yang ia temukan di sepanjang jalan-jalan pantai, untuk kemudian dibuang ke tempat semestinya.

Menurutnya, menjadi sebuah tugas yang mudah karena ia tidak perlu pergi jauh-jauh untuk melakukan pembersihannya.

“Jika saya mengambil sedikit saja dan semua orang juga melakukan yang sama, kita semua bisa membuat perbedaan,” katanya.

“Mungkin lokasi yang kita lakukan terasa kecil, tapi secara keseluruhan setiap hari saya keluar, setiap langkah yang diambil, setiap hal yang kulihat dan kuambil membuat perbedaan.”

Ia mengakui “hal yang benar-benar menjijikan” saat mengumpulkan sampah orang lain, dan ibunya sempat berpikir Jennifer “gila” karena mengumpulkan beberapa barang yang kotor.

“Saya menggunakan sarung tangan untuk mengambil barang seperti itu.

“Kotoran anjing di kantong plastik, jika Anda membawa anjing ke pantai, tolong bawa kembali juga kotorannya.”

Menyebar pengaruh di Instagram

Jennifer telah melakukan perang pada sampah selangkah lebih maju dengan cara saling menghubungkan penduduk setempat dan turis Gold Coast lainnya di Instagram, dengan foto-foto yang membuat banyak orang terkejut.

Empty drink containers, cigarette butts, a swimming top, a thong and other pieces of discarded rubbish lined up on pavers
Jennifer berbagi foto-fotonya di Instagram dari sampah-sampah yang temukan dan kumpulkan.

Instagram: Jennifer Schultz, gingerlilly8

Foto-foto pantai yang kotor banyak ia tampilkan di Instagram-nya dan menyoroti banyaknya sampah yang dibuang oleh pengunjung pantai.

“Saya pergi jalan-jalan dan kembali dengan membawa kantong penuh sampah termasuk kaleng, botol, puntung rokok, semua yang kotor yang tidak saya harapkan karena saya mencari kerang.”

“Itu bisa membuat perbedaan jika ada yang melihat dan mengatakan, ‘Oh wow, saya juga bisa melakukan itu’.

“Aku mungkin hanya mempengaruhi seseorang.”

Lima ratus kilogram sampah

Broken pieces of brown and green glass, cigarette butt are placed on newspaper while rusty beer bottle lids form the word 'No'
Jennifer sekarang sedang dalam misi untuk membersihkan pantai di Gold Coast.

Instagram: Jennifer Schultz, gingerlilly8

Jennifer tidak sendirian dalam misinya untuk membersihkan pantai Gold Coast.

Selama 15 tahun terakhir Griffith Centre for Coastal Management dan City of Gold Coast telah menjalankan program komunitas ‘BeachCare’ untuk melestarikan dan melindungi pantai.

James Gullison dari proyek tersebut mengatakan relawan di tahun lalu berhasil mengumpulkan 500 kilogram butiran sampah dari pasir.

“Barang-barang paling umum yang ditemukan di pantai untuk tahun ini adalah sekitar 6.000 puntung rokok, 3.000 barang plastik lunak, 1.800 lembar kertas, 1.500 barang plastik keras, dan 800 lembar busa,” katanya.

James mengatakan program tidak akan berhasil tanpa banyak relawan yang telah berpartisipasi.

“Lebih dari 1.100 sukarelawan berpartisipasi dalam 40 acara selama tahun keuangan 2018/19,” katanya.

Ia mengatakan para relawan BeachCare telah melihat dampak dari Pemerintah Queensland yang memperkenalkan larangan kantong plastik dan skema mendapat uang dari kontainer pada tahun 2018.

“Begitu larangan dan peraturan diberlakukan, ada pengurangan yang nyata dalam jumlah kantong plastik dan botol serta kaleng yang ditemukan di pantai kita,” katanya.

Laporan ini disunting dari artikel aslinya dalam bahasa Inggris yang bisa dibaca disini.