ABC

Puluhan Ribu Demonstran di Jakarta Tuntut Penahanan Ahok

Massa demonstran berkumpul di luar Istana Kepresidenan Republik Indonesia di Jakarta, Jumat (4/11), untuk menuntut penangkapan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

Dipimpin oleh kelompok Front Pembela Islam (FPI), puluhan ribu pengunjuk rasa turun ke jalan untuk menuntut agar Gubernur Basuki Tjahaja Purnama, Ahok, ditahan atas komentar yang dibuatnya tentang Al-Quran.

Sejumlah kelompok Muslim telah menuduh Ahok melakukan penistaan agama setelah ia mengatakan, lawan-lawannya telah menipu para pemilih dengan menyerangnya menggunakan sebuah ayat Al-Qur’an.

Selama unjuk rasa, beberapa demonstran sempat terlihat melemparkan batu dan botol ke arah polisi anti huru-hara, sementara beberapa lain meneriakkan seruan agar Ahok harus digantung.

Skip Twitter Tweet

FireFox NVDA users - To access the following content, press 'M' to enter the iFrame.

TWITTER: Demonstran di Jakarta

Menyusul aksi ini, keamanan Jakarta diperketat, dan polisi mengerahkan kendaraan lapis baja dan personil bersenjata di sejumlah titik.

Helikopter militer juga beroperasi di atas langit Jakarta, setelah muncul kekhawatiran bahwa sejumlah ekstrimis dalam demonstran bisa memicu kekerasan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerukan perdamaian di saat ketegangan meningkat menjelang aksi ini dilangsungkan.

Warga Australia di Indonesia diperingatkan oleh Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) untuk menjauh dari aksi unjuk rasa dan menimbang kebutuhan untuk beredar di jalanan kota selama aksi berlangsung.

"Kami menyarankan Anda untuk tetap waspada selama berada di Indonesia, termasuk di Bali," tulis departemen tersebut.

Rekomendasi perjalanan juga memeringatkan bahwa aksi protes terkait bisa terjadi di sejumlah kota lain di Indonesia.

Polda Metro Jaya mengatakan, pihak mereka mengamankan 26 titik di seluruh ibukota.

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.

Diterjemahkan: 18:00 WIB 04/11/2016 oleh Nurina Savitri.