ABC

Polisi Geledah Kantor Serikat Buruh Australia

Kepolisian Federal Australia (AFP) melakukan penggerebekan di kantor Serikat Buruh Australian Workers' Union (AWU), di tengah kekhawatiran dokumen yang diperlukan kemungkinan dihancurkan.

Penggerebekan yang berlangsung pada Selasa (24/10/2017) sore tersebut merupakan bagian dari penyelidikan atas pengeluaran AWU saat dipimpin Ketua Partai Buruh yang kini Pemimpin Oposisi Bill Shorten.

Dalam pernyataannya, AFP menjelaskan pihaknya melakukan penggerebekan di Melbourne dan Sydney atas nama Komisi Organisasi Terdaftar (ROC), lembaga independen yang mengurusi serikat pekerja dan asosiasi pengusaha.

Penyelidikan ini terkait dengan dugaan sumbangan AWU bagi kelompok aktivis LSM GetUp dan bagi kampanye Partai Buruh dilakukan menurut peraturan serikat pekerja.

Dalam pernyataannya, ROC mengatakan pihaknya meminta penggeledahan mendadak karena khawatir bukti-bukti "disembunyikan atau dihancurkan".

"Sejak penyelidikan dimulai, ROC menerima informasi yang secara berdasar menimbulkan kecurigaan bahwa dokumen terkait penyelidikan ini mungkin berada di lokasi AWU ... dan bahwa dokumen tersebut dapat diintervensi (untuk disembunyikan atau dimusnahkan)," jelanya.

ABC mendapatkan informasi dana yang sedang diselidiki mencakup uang $ 100.000 yang dibayarkan oleh Kantor Nasional AWU ke GetUp pada tahun 2006.

Dana lainnya adalah pembayaran $ 25.000 oleh Kantor Nasional AWU untuk kampanye pemilihan Bill Shorten di dapil Maribyrnong di Melbourne pada tahun 2007, dan dua pembayaran lainnya untuk kampanye di dapil Petrie (Queensland) dan Stirling (Australia Barat).

Sekretaris Jenderal AWU Daniel Walton menyebut penggerebekan tersebut sebagai "penyalahgunaan sumber daya kepolisian secara luar biasa" oleh ROC dan Pemerintah Federal.

"Sudah jelas bahwa ROC dibentuk bukan untuk mempromosikan tata kelola pemerintahan yang baik. Namun untuk menggunakan sumber daya uang rakyat dan polisi untuk mengacaukan dokumen-dokumen bersejarah dalam upayanya menemukan sesuatu yang mungkin akan merugikan Perdana Menteri dari Partai Buruh di masa depan," katanya dalam pernyataan kepada ABC.

"Ini tindakan memalukan paling parah bagi sebuah pemerintahan yang memang telah berada di dasar terendah dunia politik," jelasnya.

Federal police officers in plain clothes arrive at the AWU
Petugas AFP tiba di kantor serikat buruh AWU cabang Victoria di West Melbourne, 24 Oktober 2017.

AAP: Julian Smith

Politisi Partai Buruh menuding penggerebekan tersebut sebagai "mencari-cari kesalahan", dan menuduh adanya campur tangan Pemerintah Koalisi.

"Malcolm Turnbull, saat mendapat tekanan, dia memanggil polisi," kata juru bicara oposisi urusan ketenagakerjaan Brendan O'Connor kepada wartawan di gedung parlemen.

"Hari ini kami mengetahui dalam sidang Senat ada masalah sumber daya yang dialami Kepolisian Federal Australia," katanya.

"Di saat hal itu terungkap, muncul situasi dimana Pemerintah memperlakukan polisi semaunya sendiri. Menggunakan polisi untuk menyelidiki masalah perdata, tuduhan yang diajukan 10 tahun lalu," kata O'Connor.

Seorang jurubicara Pemerintah mengatakan AFP "sepenuhnya independen terhadap pemerintahan".

"Tidak masuk akal dan keliru untuk menyebut AFP dipolitisasi dengan cara apapun," katanya.

"Partai Buruh menyerang kebebasan, integritas dan profesionalisme AFP dan anggotanya. Itu tuduhan yang menyinggung dan gangguan yang memalukan," katanya.

"Masalah ini dirujuk ke Komisi Organisasi Terdaftar beberapa minggu lalu dan sangat perlu diselidiki tanpa fitnahan histeris dari Partai Buruh," ucap sumber itu.

Secara terpisah, komisi pemilu Australian Electoral Commission (AEC) telah meminta GetUp untuk mematuhi aturan mengenai pengungkapan sumber pendanaan yang mengharuskan LSM ini menjelaskan dana yang diterimanya dan bagaimana pembelanjaannya.

Kelompok yang dikenai aturan semacam itu dikenal sebagai "entitas terkait" dalam pemilu, yang didefinisikan sebagai kelompok yang dikendalikan oleh satu atau lebih partai politik, atau beroperasi untuk kepentingan suatu partai politik.

Dalam surat yang diperoleh ABC, AEC mengatakan terdapat alasan untuk mencurigai kegiatan GetUp tahun lalu sebagai menguntungkan Partai Buruh dan Partai Hijau.

GetUp telah membantah tuduhan tersebut dan menegaskan mereka merupakan gerakan independen.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris di sini.