ABC

PM Tony Abbott Larang Iklankan APBN di TV dan Radio

Perdana Menteri Australia Tony Abbott melarang menteri-menterinya mengiklankan APBN 2014 di TV dan radio di tengah ketatnya upaya penghematan yang dilakukan Pemerintahan Koalisi. Ia menilai upaya menyebarluaskan APBN dengan membayar iklan tidak sejalan dengan semangat penghematan tersebut.

Namun sumber ABC di kalangan pemerintah mengatakan, upaya penyebarluasan isi APBN ini akan tetap dilakukan melalui surat atau brosur yang ditujukan bagi kelompok masyarakat yang terkena dampak pemotongan berbagai program kesejahteraan.

Menteri Keuangan Mathias Cormann mengatakan, pemerintah bertanggung jawab untuk menyampaikan informasi kepada publik mengenai kemungkinan dampak APBN terhadap kehidupan mereka.

"Kami akan melakukan apa yang diperlukan guna memastikan kelompok masyarakat yang terkena dampak pemotongan anggaran negara, bisa memahami bagaimana dampak tersebut akan mereka rasakan atau tidak sama sekali," jelas Menteri Cornmann.

"Jadi kami akan melakukannya dengan cara biasa," tambahnya. Ia menolak menyebutkan biaya yang diperlukan untuk kepentingan penyebarluasan isi APBN ini.

Sementara itu anggota parlemen dari partai oposisi, Brendan O'Connor, mengecam rencana tersebut.

"Alasan sebenarnya mengapa pemerintah akan memborosokan uang rakyat untuk ke sekolah-sekolah dan rumahsakit untuk menjelaskan isi APBN ini, adalah karena (bendahara negara) Joe Hockey dan Tony Abbott tidak mampu menjual APBN kali ini," katanya.

"Dan alasan mengapa mereka tak mampu menjualnya, karena APBN ini memang adalah APBN yang mencederai janji, penuh kebohongan, dan sangat kejam bagi rakyat Australia," kata O'Connor.

Di sisi lain, Ketua Partai Palmer United (PUP), Clive Palmer, anggota parlemen yang datang ke gedung wakil wakyat dengan mengendarai mobil merek Rolls Royce, juga mengeritik rencana biaya iklan untuk menyebarluaskan isi APBN sebagai "tidak pantas".

"Iklan pemerintah tidak efektif untuk tujuan politik. Rakyat bisa melihat sendiri apa yang sebenarnya ada dalam APBN tersebut," katanya.

Ikuti Kompetisi Belajar Bahasa Inggris di Australia gratis - Klik tautan berikut: https://apps.facebook.com/australiaplus