ABC

PM Abbott Telepon Presiden Putin Terkait Tragedi MH17

Perdana Menteri Australia Tony Abbott telah berbicara dengan Vladimir Putin untuk pertama kalinya sejak jatuhnya pesawat Malaysian Airlines MH17, dan mengatakan, Presiden Rusia itu kini harus "memegang kata-katanya".

PM Abbott terang-terangan menuding pemberontak dukungan Rusia atas serangan di atas Ukraina timur itu, yang menewaskan 298 orang, termasuk 37 warganegara dan penduduk tetap Australia.

Rusia membantah terlibat dalam penembakan jatuh MH17, dan mengisyaratkan bahwa pemerintah di Kiev mungkin bertanggung-jawab.

Abbott menuntut Rusia bekerjasama dengan investigasi internasional. Kata Abbott, pemimpin Rusia itu mengatakan hal-hal yang positif tapi perlu ditindaklanjuti dengan aksi.

"Sekarang dia harus memegang kata-katanya. Dan saya akan terus berbicara dengan Presiden Rusia supaya ia tetap memegang kata-katanya," demikian Abbott kepada Macquarie Radio seusai pembicaraan itu.

Menurut sebuah pernyataan yang dirilis oleh Kremlin, kedua pemimpin juga berbicara tentang perlunya menghindari pernyataan politik sehubungan dengan tragedi tersebut - hal yang tidak disebut-sebut dalam percakapan Putin dengan para pemimpin dunia lainnya.

"Presiden Rusia menyatakan rasa duka yang tulus terkait kematian warga Australia dalam bencana itu," demikian dikatakan.

"Vladimir Putin memberi Tony Abbott informasi mendetail tentang langkah-langkah yang diambil oleh pihak Rusia untuk membantu investigasi internasional atas jatuhnya pesawat."

"Kedua pihak menekankan pentingnya investigasi tuntas guna menghindari statement-statement yang dipolitisir sehubungan dengan tragedi itu."

Pada akhir pekan, Abbott mendapat tekanan dari Pemimpin Oposisi Bill Shorten dan Ketua Menteri Queensland Campbell Newman agar melarang Putin menghadiri KTT G20 di Brisbane bulan November.

"Jika Federasi Rusia tidak bekerjasama dan membantu investigasi tuntas atas pembunuhan keji ini, maka Pemerintah seharusnya mempertimbangkan apakah akan mengundang Putin ke Australia," kata Shorten.

Newman mengatakan, Presiden Rusia itu tidak diinginkan kedatangannya kalau ia tidak mendukung sepenuhnya investigasi penuh.

Aksi unjuk rasa oleh kira-kira 50 orang dari komunitas Ukraina Australia di Sydney juga mendesak Pemerintah Federal untuk tidak mengundang Putin ke KTT G20.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Julie Bishop pergi New York untuk mendesak PBB agar menuntut investigasi penuh dan terbuka.