ABC

Pesawat Ringan Jatuh di Swan River Ditengah Perayaan Australia Day

Dua orang tewas setelah sebuah pesawat ringan terjatuh ke Swan River di Perth, Australia Barat (WA), selama berlangsung perayaan ‘Australia Day’ pada Kamis (26/1/2017). . Insiden ini menyebabkan acara atraksi udara Perth dibatalkan yang diperkirakan akan disaksikan oleh 300.000 orang.

Kepolisian air Kota Perth membenarkan sebuah pesawat ringan terjatuh ke Sungai Swan sekitar pukul 17:00 waktu setempat.
Mereka mengatakan dua orang, yakni pilot dan seorang penumpang, tewas dalam insiden ini. Diketahui hanya mereka berdua yang berada didalam pesawat itu.
Banyak warga yang memang sedang berkerumun hendak menyaksikan acara pesta kembang api tradisional, dan juga banyak kapal di Sungai Swan yang bergegas menghampiri pesawat itu berupaya untuk menyelamatkan penumpang di pesawat tersebut.

Para saksi mata mengatakan pesawat itu, diyakini merupakan pesawat stunt sayap tetap (fixed wing), tengah mengikuti sebuah pesawat air di sebelah selatan aliran Sungai Swan sebelum berhenti ketika berbelok dan terjatuh ke sungai, di mana kemudian pesawat itu terbelah menjadi dua bagian.
Lloyd Douglas berada di perahu terdekat ketika pesawat itu menabrak air.

"Ketakutan saya adalah dia akan mendarat diatas seluruh kapal-kapal kecil yang ada dibagian Timur di ujung perairan Perth …namun pesawat itu langsung menabrak air dengan dorongan yang cukup cepat,”
Dia mengatakan ada beberapa orang yang menaiki sayap pesawat, beberapa saat setelah pesawat itu terjatuh, berusaha untuk memastikan ada berapa orang yang terjebak didalam tersebut.
Douglas mengatakan perlu beberapa menit bagi warga untuk mencapai pesawat, dan sejumlah pelancong yang berada di dekat lokasi kejadian yang pertama kali sampai ke pesawat tersebut.
Saksi mata melihat peristiwa menakutkan, tidak percaya ketika hidung pesawat terhujam ke sungai

Pesawat ringan terjatuh di Sungai Swan Perth
Hanya bagian ekor dari pesawat yang terjatuh ke Sungai Swan yang masih terlihat.

ABC News: Tom Wildie


Tamara Legenstein mengatakan dia pertama kali melihat pesawat naas itu dari sudut matanya.
“Tapi pesawat itu mulai menuju ke arah sungai, saya mulai berpikir itu pesawat stunt dan akan menukik kebawah dan kemudian ujung pesawatnya kembali mengangkat ke angkasa.:
"Tapi pesawat itu mulai oleng, dan menabrak air dan kemudian patah menjadi dua.
"Butuh beberapa detik untuk menyadari kalau apa yang saya saksikan adalah nyata."
Peta Healy mengatakan orang-orang disekitarnya awalnya tidak percaya, sebelum mereka berharap penumpang di pesawat itu baik-baik saja.
"Saya menyaksikan pesawat merendah di sisi selatan Perth Sungai Swan dan berusaha membelok, dan ternyata pesawat itu malah menukik ke air.
"Jadi pesawat itu terjatuh di bagian depan pesawat dahulu dan kemudian saya mendengar 'boof', seperti suara, dan Anda bisa melihat bahwa pesawat itu sudah rusak belah menjadi dua bagian.
"Perahu polisi mendatangi lokasi kejadian dalam waktu cukup cepat."

Polisi meminta penonton meninggalkan lokasi

Penjabat sementara, Komisaris polisi Stephen Brown meminta warga yang berkumpul di kota Perth untuk menyaksikan acara pesta kembang api tradisional untuk meninggalkan area itu.
Komisaris Brown mengatakan layanan transportasi public tambahan telah dipersiapkan untuk mengangkut orang-orang pulang, dan dia mendesak mereka untuk meninggalkan lokasi ketimbang menambah kekacauan di jalan-jalan di pusat kota Perth.
"Demi menghormati orang yang tewas dalam insiden ini dan menghormati keluarga-keluarga ini kami memutuskan membatalkan event kembang api,” katanya.
"Saya tidak terlalu yakin apakah warga Australia Barat akan menerima keputusan ini."

Diterjemahkan pukul 21:00 WIB, 26/1/2017 oleh Iffah Nur Arifah dari artikel Bahasa Inggris disini.