ABC

Perubahan Cuaca Pengaruhi Kualitas Wol

Perubahan dramatis pada kondisi cuaca di negara bagian New South Wales (NSW) akan menimbulkan adanya suplai berlebih dari wol tipis atau berkualitas rendah pada musim semi nanti.

Setelah berbulan-bulan melalui musim panas nan kering, wilayah-wilayah berdataran rendah di NSW akhirnya memasuki musim gugur bulan Februari lalu.

Direktur Utama eksporter wol ‘G Schneider’, Tim Marwedel, mengatakan, perpindahan cuaca dari kering ke basah telah mempengaruhi kemampuan domba untuk mencerna makanan.

“Domba-domba tersebut telah menerima nutrisi yang lebih, namun dalam 6 bulan pertama periode pertumbuhan mereka, mereka tak menerima cukup nutrisi dan hanya mendapat asupan hijau yang tentu saja, menurut kami, akan mempengaruhi kualitas wol. Jika anda tak makan apapun selama seminggu, dan kemudian mendapat santapan besar setelahnya, saya bisa bayangkan betapa anda bisa kehilangan rambut, jadi ketika rambut anda patah itu tandanya ada perubahan nutrisi,” jelas Tim.

Makelar wol di Goulburn, NSW, Mark Hedley, yang juga anggota Jaringan Wol Australia, menuturkan, penurunan kualitas wol kemungkinan akan mempengaruhi harga pasarannya.

“Kondisi ini menyusahkan sektor manufaktur, akibatnya kalau tidak mesinnya berjalan lambat, ya jadinya nanti bukan setelan baju, tetapi hanya baju rajutan, yang termasuk produk murah. Tentu saja ini mempengaruhi harga dan kemungkinan ketakutan terbesarnya adalah panen wol tipis yang berlimpah. Itu pasti mempengaruhi harga,” ujarnya.

Ikuti Kompetisi Belajar Bahasa Inggris di Australia gratis - Klik tautan berikut: https://apps.facebook.com/australiaplus