ABC

Pertumbuhan Populasi Tasmania Tercepat di Australia

Para pengunjung Tasmania yang berkomentar tentang keindahan dan kelestarian negara bagian di selatan Australia ini sering mendapat tanggapan dari penduduk setempat dengan kalimat seperti ini "Ya, kami tahu ... jangan beritahu siapa-siapa!."

Tapi sepertinya rahasia itu tersebar luas. Sebuah laporan baru menunjukkan bahwa Tasmania sekarang berada di peringkat teratas untuk pertumbuhan populasi relatif.

Lama menjadi target lelucon di dalam negeri, negara bagian ini sekarang menyandang predikat sebagai ekonomi berkinerja terbaik keempat di Australia.

Tasmania mengalami lonjakan perumahan, pariwisata sangat sukses dan bahkan cuaca memanas! (ya setidaknya dalam beberapa hari terakhir).

Berikut beberapa alasan mengapa Tasmania begitu berkembang (dan juga beberapa aspek yang masih bisa diperbaiki).

Laporan terbaru berjudul ‘State of the States’ dari CommSec menunjukkan bahwa Tasmania telah melonjak di atas peringkat populasi relatif dengan tingkat pertumbuhan penduduk tahunan sebesar 0,64 persen.

Satu dekade yang lalu tingkat pertumbuhannya adalah 0,55 persen.

Pertumbuhan populasi tercepat dalam enam tahun membantu meningkatkan keseluruhan peringkat Tasmania dari ekonomi berkinerja terbaik kelima menjadi keempat, di atas Australia Selatan dan Queensland.

Pemerintahan Partai Liberal telah menetapkan target untuk menumbuhkan populasi menjadi 650.000 jiwa pada tahun 2050 (populasi Tasmania saat ini sekitar 520.000).

Jadi meski Tasmania mungkin memiliki populasi dengan pertumbuhan tercepat selama enam tahun terakhir, masih ada jalan yang panjang untuk mencapai target itu.

Investasi rumah di Tasmania

Laporan CoreLogic baru-baru ini menunjukkan, sejauh ini, Hobart adalah pasar perumahan terkuat di Australia untuk bulan, kuartal dan tahun ini -masing-masing meningkat 1,5, 3.1 dan 12,3 persen.

Alasan utama apresiasi modal di pasar perumahan kota itu adalah keterjangkauannya, dibandingkan dengan kota-kota lain.

Harga median dari hunian di Hobart (termasuk rumah dan apartemen) sekitar $ 404.000 (atau setara Rp 4,04 miliar) - dibandingkan dengan $ 895.000 (atau setara Rp 8,95 miliar) di Sydney dan $ 720.000 (atau setara Rp 7,2 miliar) di Melbourne.

Pemerintahan Hodgman menetapkan target populasi yang meningkat ke 650.000 jiwa di tahun 2050.
Pemerintahan Hodgman menetapkan target populasi yang meningkat ke 650.000 jiwa di tahun 2050.

ABC News

Tapi lonjakan itu tak semuanya mulus, dengan para pemburu rumah yang kurang beruntung menjadi terjepit.

Meskipun demikian, Pemerintah Negara Bagian bertekad untuk menarik lebih banyak warga daratan utama Australia ke Tasmania, bahkan meluncurkan sebuah kampanye yang dirancang untuk merayu warga Sydney.

Dan pasar sewa sangat kompetitif, dengan Airbnb dan pariwisata yang meningkat ditunjuk sebagai faktor dalam laporan ‘Access Economics’ terbaru dari perusahaan Deloitte.

Laporan tersebut menunjukkan tingkat kekosongan perumahan kurang dari 1 persen dan terendah di Australia.

Lapangan kerja membaik

Menurut laporan Deloitte, pasar kerja di Tasmania telah meningkat, yang membantu mengurangi tingkat pengangguran.

"Dengan mengingat peringatan penting bahwa jumlah untuk negara-negara bagian yang lebih kecil harus dilihat dengan konteks, kenaikan pekerjaan selama setahun terakhir sangat kuat, lebih dari 3 persen," kata laporan tersebut.

"Itu membantu mengurangi tingkat pengangguran dari level setahun lalu, meskipun hanya di atas 6 persen, Tasmania sekarang menjadi yurisdiksi dengan tingkat pengangguran tertinggi [dengan Australia Selatan berusaha keluar dari status pengangguran tertinggi sebelumnya]."

Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa sektor konstruksi teknik Tasmania meningkat dari tahun lalu, dengan nilai pekerjaan yang dilakukan sekarang kembali di atas tingkat yang terlihat pada puncak terakhir dalam periode 2013-14.

Investasi bisnis meningkat dan kepercayaan diri bisnis kecil lebih tinggi dari rata-rata nasional.

Rumah-rumah di selatan ibukota khususnya terdampak dalam beberapa hari setelah masuk daftar.
Rumah-rumah di selatan ibukota khususnya terdampak dalam beberapa hari setelah masuk daftar.

ABC News: Elise Pianegonda

Pariwisata terus meningkat

Jumlah pengunjung antar negara bagian dan internasional ke Tasmania sedang meningkat, membantu meningkatkan sektor pariwisata di negara bagia ini.

Menurut Deloitte, pengunjung internasional meningkat 16 persen pada periode 2016-17, dengan pengeluaran mereka meningkat sebesar 24 persen.

Pada 2016-2017, Tasmania menarik hampir 1,27 juta pengunjung, yang menghabiskan total $ 2,26 miliar (atau setara Rp 22,6 triliun) di seluruh negara bagian itu selama mereka tinggal.

Jadi pesan perjalanan anda sekarang, kemasi koper anda dan pergi berjalan-jalan melihat apa yang ditawarkan Tasmania.

Tapi tolong hati-hati dengan flora dan fauna-nya saat menggunggah foto mereka di Instagram.

Keindahan alami negara bagian ini terus menarik lebih banyak pengunjung.
Keindahan alami negara bagian ini terus menarik lebih banyak pengunjung.

Supplied: Jo Ledda

Cuaca menghangat

Tentu cuaca panas tak bisa dipastikan hadir saat acara berenang telanjang di festival Dark Mofo berlangsung tahun ini.

Tapi setidaknya pada hari Minggu (28/1/2018), suhu udara melonjak hingga 36 derajat Celsius di Hobart. Itu lebih panas dari Darwin.

Meski partai politik utama di Tasmania tak bisa mengambil kredit untuk kondisi cuaca, Partai Liberal telah dengan cepat mengklaim bertanggung jawab atas pertumbuhan ekonomi yang positif di sana, sementara Partai Buruh menurunkannya ke "kondisi yang membaik secara signifikan".

Cuacanya tak selalu kondusif tapi bulan Juni selalu padat pengunjung.
Cuacanya tak selalu kondusif tapi bulan Juni selalu padat pengunjung.

ABC News: Ros Lehman

Bendahara Peter Gutwein mengatakan bahwa laporan Deloitte memastikan Tasmania melonjak di bawah Pemerintahan Partai Liberal.

"Di bawah rencana jangka panjang kami, Tasmania telah mengalami kemajuan yang jauh setelah periode pemerintahan minoritas Partai Buruh-Partai Hijau menerjunkan negara bagian ini ke dalam resesi yang dalam," sebutnya.

Juru bicara Partai Buruh, Scott Bacon, menilai perbaikan ekonomi Tasmania terjadi berkat keberuntungan, bukan manajemen yang baik.

"Laporan tersebut menunjukkan bahwa komentar Bendahara tak benar dengan menyoroti bahwa kombinasi suku bunga yang lebih rendah dan dolar Australia yang lebih rendah menjadi faktor di belakangnya," kata Bacon.

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.