ABC

Pernikahan Sesama Janis Sah Jadi Hukum di Australia

Pasangan sesama jenis yang sudah menikah di luar negeri mulai hari Jumat (8/12/2017) akan diakui di Australia.

Setelah RUU mengenai pernikahan sesama jenis disahkan di Parlemen Australia kemarin, Gubernur Jenderal Australia mensahkannya sebagai UU hari ini.

Jaksa Agung Australia George Brandis mengatakan mulai sekarang setiap pasangan yang ingin menikah harus memberikan pernyataan 30 hari di muka, sehingga mereka yang mendaftar mulai sekarang, akan bisa melakukannya mulai 9 Januari.

Senator Brandis mengatakan dia merasa sangat emosional ketika RUU itu diloloskan, dan mereka yang hadir di barisan penonton di dalam gedung parlemen bernyanyi dan bertepuk tangan.

"Meihat galeri di Gedung Parlemen dengan spontan bersorak adalah hal yang sangat mengesankan." kata Brandis kepada Radio ABC. Program AM.

Dia mengatakan merayakan peristiwa bersejarah itu dengan senator Penny Wong dari Partai Buruh tadi malam.

"Saya bertemu dengan Senator Wong dan kami minum bersama, sesuatu yang tidak sering terjadi, namun ini adalah pencapaian yang non partisan. Ini bukan keberhasilan Partai Liberal atau Partai Buruh atau partai mana saja. Ini adalah pencapaian seluruh warga Australia." kata Senator Brandis lagi.

"Parlemen berbicara dengan satu suara memenuhi keinginan masyarakat."

Namun Perdana Menteri Malcolm Turnbull menuduh Partai Buruh mencoba mengklaim sebagai yang paling berjasa.

"Partai Buruh memberikan suara mendukung, dan itu hal yang bagus, tetapi mereka sebelumnya berusaha keras untuk menghentikannya, berusaha mencegah orang memberikan suara." kata Tunrbull kepada Channel Seven.

"Ini permainan politik. Padahal selama enam tahun memerintah, mereka tidak melakukan apa-apa."

"Ini adalah pemerintahan Liberal National. Saya adalah perdana menteri dari Liberal, dan kami membuatnya terjadi. tetapi ini milik semua. Ini milik seluruh parlemen, dan milik seluruh negara."

Senator Wong dalam reaksi atas pernyataan PM Turnbull melakukan cuitan berbunyi 'sayang sekali pernyataan Malcolm mengurangi rasa momen bersejarah nasional ini."

PM tidak melihat Abbott abstain

Sebelumnya RUU ini lolos dengan dukungan sangat besar di Majelis Rendah.

Hanya empat anggota parlemen yang memberikan suara penolakan dan beberapa yang lain, termasuk mantan perdana menteri Tony Abbott abstain.

PM Turnbull mengatakan dia tidak menyadari bahwa Tony Abbott tidak berada di ruangan ketika pemungutan suara akhir dilakukan.

"Saya tidak mengetahui ketidakhadirannya, apakah dia memang tidak ada." katanya ketika ditanya oleh penyiar ABC Sabra Lane.

"Ini adalah pemungutan suara bebas. Dalam partai kami, itu berarti siapa saja bisa memberikan suara sesuai dengan kehendak mereka."

House of Representatives chamber for the vote for same-sex marriage
Suasana pemungutan suara di Majelis Rendah Parlemen Australia.

ABC News: Matt Roberts

Peraturan itu dilolosklan tanpa perubahan apapun mengenai perlindungan bagi lembaga amal dan lembaga keagamaan.

PM Turnbull mengatakan dia yakin mengenai aturan yang diusulkan dan sekarang menjadi UU.

"Saya puas bahwa perubahan UU Pernikahan ini tidak akan membuat kebebasan agama terancam, dan tentu saja tidak akan membahayakan pernikahan tradisional." katanya.

PM Turnbull mengatakan pernikahan sesama jenis ini tidak akan mempengaruhi pernikahannya sendiri.

"Dua orang sesama jenis yang menikah tidak akan membuat pernikahan saya dengan Lucy yang sudah berlangsung 38 tahun terancam." katanya.

"Mereka yang berpikiran bahwa pasangan sesama jenis yang menikah adalah ancaman bagi pernikahan, tidak bisa melihat bahwa ancaman sebenarnya adalah tidak adanya komitmen."

"Jadi semakin banyak komitmen, semakin banyak pernikahan adalah hal yang bagus."

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini