ABC

Pengungsi Tambahan Asal Suriah Pertama Tiba di Perth

Pengungsi asal Suriah pertama sebagai bagian dari tambahan 12 ribu pengungsi yang diterima Australia akan tiba di Perth dalam kurun waktu 24 jam mendatang.

Menteri Layanan Sosial, Christian Porter mengatakan sebuah keluarga terdiri dari 5 orang asal Kota Homs di Barat Suriah menurut rencana akan tiba di Perth paling lambat pada Selasa malam.
 
Porter mengatakan kedatangan mereka lebih awal dari yang diperkirakan karena pertimbangan medis.
 
"Kami awalnya berharap kedatangan tambahan pengungsi asal Suriah ini akan tiba awal Desember nanti,” katanya.
 
"Rencana ini masih berjalan sesuai jadwal, tapi keluarga pengungsi ini hanya pengecualian,” katanya.
 
Porter mengatakan keluarga pengungsi asal Suriah ini memiliki 3 orang anak dan telah menjalani berbagai macam proses sebelum berkas pengiriman mereka
dari kamp pengungsi di Jordania disetujui.
 
"Pemrosesan mereka telah dikirimkan sebelumnya, sebagian mengaku proses tersebut sangat lamban sekali,’ katanya.
 
“Proses yang harus mereka lalui memang sangat ketak dan itu dialami oleh semua pengungsi... keluarga ini telah melalui banyak hal.
 
"Mereka sudah lama tinggal di kamp pengungsi akibat perang saudara di Suriah,”
 
Pengumuman ini dirilis setelah anggota parlemen asal New South Wales mendesak Pemerintah Federal Australia berhenti menerima pengungsi Timur Tengah.
 
Menyusul terjadinya serangan teror di Paris, anggota parlemen asal Coffs Harbour, Andrew Fraser meminta Pemerintah Federal untuk "menutup perbatasan Australia “ di akun Facebooknya.
 
Menteri Imigrasi, Peter Dutton menolak permintaan itu dan Porter menambahkan dirinya berharap warga Australia memberikan respon positif terhadap kedatangan para pengungsi Suriah ini.
 
"Saya tidak punya kekhawatiran, masalah atau kesulitan apapun," katanya.
 
"Hal ini semata karena kemurahan hati dan sikap positif yang sangat besar dari orang-orang di Australia."
 
Dia mengatakan keluarga pengungsi asal Suriah ini akan diterima oleh staf dari Layanan Penempatan Kemanusiaan Pemerintah Negara Persemakmuran Inggris di Bandara Perth