ABC

Pengidap HIV di Australia Tertinggi dalam 20 tahun

Jumlah orang yang didiagnosa terinfeksi HIV di Australia tertinggi dalam kurun waktu 20 tahun, dan sekitar 26 ribu orang kini mengidap virus tersebut. Hubungan seks antarpria tanpa kondom pengaman dituding sebagai penyebab utamanya.

Data tahunan yang dirilis dari Kirby Institute menunjukkan 1.235 kasus baru didiagnosa tahun lalu.

Angka ini dirilis menjelang sebuah konferensi AIDS global di Melbourne minggu depan.

Menurut data dari Kirby Institute, angka HIV terus meningkat di Australia sejak 1999 dan lebih dari 26 ribu orang kini hidup dengan virus tersebut.

Tim periset menyatakan prihatin tentang sikap lengah terhadap HIV/AIDS. Dikatakan, hubungan seks bebas tanpa kondom antar pria merupakan penyebab utama peningkatan tersebut.

Laporan Kirby Institute itu memperkirakan, satu dari tujuh orang Australia dengan HIV tidak tahu mereka mengidap virus tersebut.

"Pria muda belum lahir pada awal wabah AIDS ketika dilancarkan kampanye besar-besaran," kata Associate Professor David Wilson.

Profesor Wilson, yang menyusun laporan tahunan itu, mengatakan, sekitar 30 persen didiagnosa setelah penyakit mereka mencapai stadium yang tinggi, yang berarti sistem kekebalan mereka sudah terlanjur mengalami kerusakan.

Profesor Wilson mengatakan, ada beberapa organisasi komunitas yang membantu memberi pendidikan kepada para pria itu.

Dikatakannya, kira-kira 2 persen dari semua kasus HIV-positif mungkin disebabkan oleh jarum suntik narkoba yang tidak aman.

CEO Federasi Organisasi AIDS Australia, Rob Lake, mengatakan, komunitas perlu serius memikirkan konsekuensinya jika peringatan tidak diindahkan.

"Dalam dua tahun terakhir ini kami berusaha mendirikan klinik-klinik komunitas dan berusaha membangkitkan kembali kesadaran tentang HIV di kalangan pria gay - tentang pencegahan dan perawatan HIV," ujarnya.

Negara Bagian Victoria mengalami kenaikan terbesar kasus HIV.

Satu lagi laporan dari University of New South Wales menunjukkan, hubungan seks bebas tanpa kondom antar pria merupakan penyebab utama meningkatnya kasus HIV.

Centre for Social Research in Health di universitas tersebut mendapati, hubungan seks melalui anal tanpa kondom di kalangan kaum gay telah meningkat.

Dari responden yang disurvey, tiga di antara lima pria dengan HIV-positif mengatakan, mereka melakukan hubungan seks bebas tanpa kondom.

Sebaliknya, angka tes HIV menurun terutama di kalangan kelompok usia di bawah 25, dengan kurang dari dua pertiga pria gay menjalani tes setiap tahun.