ABC

Pemerintah Koalisi Akan Bangun 12 Kantor Polisi Di Pusat Perbelanjaan

Sejumlah petugas polisi akan ditempatkan secara permanen ke berbagai pusat perbelanjaan terbesar di negara bagian Victoria, Australia, dalam sebuah rencana baru oleh Oposisi Negara Bagian untuk meningkatkan kehadiran polisi dan mengatasi apa yang disebut Pemerintah Federal sebagai tanggapan "lemah" dari negara bagian Victoria terhadap kejahatan.

Pemerintahan Koalisi di Victoria telah mengumumkan akan menghabiskan $ 7,2 juta atau setara Rp76,6 miliar untuk membangun 12 kantor kepolisian Victoria di pusat perbelanjaan tersibuk di Melbourne dan Geelong.

"Saya akan membuat Victoria aman lagi," kata Pemimpin Oposisi Negara Bagian, Matthew Guy.

"Pemerintahan saya akan memiliki kehadiran polisi yang terlihat untuk terlibat dengan masyarakat dan melindungi pusat perbelanjaan utama."
Pengumuman tersebut disampaikan saat Menteri Dalam Negeri Australia, Peter Dutton, mengkritik Pemerintah Victoria mengenai rekam jejak ketertiban hukumnya.
"Mereka lemah dalam ketertiban hukum," kata Dutton.

Pusat perbelanjaan Chadstone, Melbourne
Pusat Perbelanjaan Chadstone, yang merupakan yang terbesar di belahan bumi selatan, bisa segera menjadi lokasi sebuah toko Polisi Victoria yang baru.

774 ABC Melbourne: Simon Leo Brown

"Mereka telah mengizinkan orang-orang (dengan catatan kriminal) kembali ke masyarakat. Mereka telah memberlakukan program jaminan yang merupakan program yang tidak tepat.”

"Jika ini berlanjut, jika insiden penerobosan rumah di Victoria terus berlanjut dan Pemerintah Daniel Andrews membiarkan masalah ini tetap tidak terkendali, seseorang akan mati dalam salah satu insiden penerobosan rumah tersebut.”
"Itu adalah sesuatu yang akan menjadi tugas negara bagian Victoria dan pemerintahannya."

Awal tahun ini, Menteri Peter Dutton mengatakan bahwa orang-orang di negara bagian Victoria terlalu takut untuk pergi keluar makan malam karena kejahatan geng.
"Kita perlu memastikan bahwa tekanan tersebut tetap menjadi tanggung jawab Pemerintah Daniel Andrews karena seseorang akan mengalami luka yang lebih serius dari apa yang telah terjadi."

Polisi merencanakan 'pukulan politik'

Namun rencana untuk menempatkan petugas polisi pada sejumlah pusat perbelanjaan ini telah menuai kritik dari pakar keamanan.

"Saya pikir keputusan kebijakan itu benar-benar berbau politik," kata John Bruni, pakar keamanan dan kepala eksekutif lembaga think tank independen, Sage International.

"Ini semata soal menjaga penampilan, ini tentang bagaimana agar terpilih.

"Partai politik yang bersangkutan ingin dilihat melakukan hal yang benar oleh masyarakat Victoria, namun pada akhirnya, Anda akan berpikir apakah kepolisian Victoria cukup besar [sumber dayanya] dan cukup kuat untuk dapat berpatroli dan menjaga kehadiran personilnya di masyarakat.”

Petugas polisi Victoria Police
Koalisi mengatakan bahwa rencana pusat perbelanjaannya akan mencegah kejahatan.

ABC News: Margaret Burin

Namun Profesor Clive Williams, dari Pusat Hukum Militer dan Keamanan Universitas Nasional Australia (ANU), mengatakan itu adalah ide bagus.

"Di zaman dahulu adalah hal yang biasa polisi berkeliling menyerang [penjahat] dan berinteraksi dengan orang lain, dan kemudian mereka pindah ke mobil dan itulah kehadiran polisi yang kebanyakan Anda lihat akhir-akhir ini," kata Profesor Williams.

"Kehadiran polisi yang langsung tentu saja merupakan tindakan pencegahan, meski tentu saja berada di pusat perbelanjaan, kebanyakan kejahatan yang saya bayangkan adalah tindakan mengutil. Jadi mungkin tidak akan menhadirkan upaya pencegahan dengan menghadirkan polisi disana.”
"Tapi tentu ini akan menghalangi, mungkin, mungkin perilaku yang lebih kasar terhadap orang lain di lingkungan perbelanjaan."

Akademi kepolisian 'secara harfiah' benar-benar penuh

Menteri Utama Negara Bagian Victoria, Daniel Andrews, mengatakan bahwa pemerintahnya telah memberi bantuan kepada kepolisian Victoria untuk melakukan peningkatan sumber daya terbesar yang pernah dilakukan.

"Itulah yang dikatakan Komisaris Utama sebagai apa yang dia inginkan dan kami memenuhi keinginan tersebut," Daniel kata Andrews.

"Akademi kepolisian itu sudah penuh, secara harfiah. Ada seribu orang di luar sana yang sedang dilatih.”

“Kami tidak akan beristirahat. Kami akan selalu memberikan Kepala Komisioner Kepolisian Victoria kewenangan, sumber daya, teknologi dan orang-orang yang dia perlukan.”

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.