ABC

Pabrik Cokelat Cadbury di Australia Menarik Diri dari Pengajuan Bantuan Dana

Produsen cokelat ternama di dunia, Cadbury di Australia menarik permohonan untuk mendapatkan bantuan senilai  $16 juta atau Rp 160 miliar dari pemerintah Australia. Penarikan diri ini dilakukan karena Cardbury gagal untuk memenuhi salah satu persyaratan.

Pabrik, yang dioperasikan oleh Mondel─ôz International, dijanjikan akan diberikan dana oleh Perdana Menteri Tony Abbott, pada kampanye pemilu 2013 lalu.

Dana tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan fasilitas pabriknya di kawasan Claremont, Hobart, Tasmania. 

Rencananya, di pabrik ini akan dilengkapi dengan fasilitas bagi para turis dan pengunjung pabrik. 

Juru bicara Mondel─ôz International, Amanda Banfield mengatakan perusahaan tidak dapat memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah, termasuk pertumbuhan produksi hingga 20 persen.

"Ini mencapai titik di mana sudah jelas bahwa kita tidak bisa memenuhi kriteria untuk mendapat bantuan, dan itulah alasan kami memutuskan untuk menarik permohonan," ujar Banfield.

PM Tony Abbott saat berada di pabrik cokelart Cadburry di Tasmania. Foto: ABC.

Banfield mengatakan Cadbury tidak akan mengajukan permohonan bantuan, tetapi akan menginvestasikan dananya sendiri, senilai kurang dari $20 juta atau Rp 200 miliar untuk memperbaiki fasilitas pabrik.

Salah satu tujuan dari bantuan akan digunakan untuk menciptakan 200 pekerjaan dan 120 pekerjaan tidak langsung pada 2017, tapi Cadbury mengatakan investasi yang dilakukannya sendiri sekarang lebih mengarah pada melindungi pekerjaan.

Lukas Martin dari Dewan Pariwisata Tasmania menganggap pemerintah terlalu menetapkan standar yang tinggi bagi Cadbury, dengan alasan politik.

Martin mendesak pemerintah untuk lebih membelanjakan anggarannya untuk proyek-proyek pariwisata alternatif, dan membantu Layanan Taman dan Kehidupan Alam Bebas agar dapat meningkatkan jumlah pengunjung.

Gagasan serupa pun dikeluarkan oleh Persatuan Pekerja Manufaktur Australia agar uang lebih diberikan langsung kepada sektor pariwisata.