ABC

Orangutan Albino Mungkin Segera Dilepaskan Kembali

Seekor orangutan albino bermata biru yang ditangkap penduduk setempat di Kapuas Hulu Kalimantan Tengah berhasil diselamatkan pihak berwajib. Orangutan langka ini kemungkinan akan segera dilepaskan kembali ke hutan.

Orangutan betina tersebut kini dalam pemeliharaan pihak Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), yang selama ini banyak merawat dan mengajari hewan primata yang tertangkap untuk bisa kembali ke alam liar.

Biasanya dibutuhkan waktu 8 tahun mengajari orangutan yang tertangkap untuk bisa mencari makan sendiri dan berhatan secara independen. Namun orangutan albino ini mungkin akan dilepaskan lebih cepat.

"Dia masih menunjukkan perilaku liar," ujar Nico Hermanu dari yayasan tersebut. "Kami pikir dia bisa kembali ke alam liar."

Polisi setempat mendapat kabar mengenai adanya orangutan albino yang ditangkap penduduk dan meminta pihak yayasan BOSF untuk merawatnya.

Yayasan itu merawat sekitar 700 orangutan di pusat perawatan mereka di Kalimantan.

Yayasan ini sudah berulang kali diminta melakukan hal serupa di saat habitat orangutan dirusak oleh deforestasi yang biasanya terkait dengan pembukaan lahan sawit.

Pada 2015 yayasan BOSF menyelamatkan orangutan dalam jumlah besar akibat kebakaran hutan di Kalimantan.

Mereka telah melepasliarkan kembali sekitar 300 orangutan dalam lima tahun terakhir.

Namun mereka mengaku belum pernah melihat orangutan jenis albino seperti yang satu ini.

"Kasus ini sangat, sangat khusus," kata Hermanu.

"Sebab warna bulu dan warna matanya serta sensitif terhadap cahaya kami perkirakan dia albino," katanya.

Dia menambahkan, pihak yayasan tidak mendapat informasi mengapa orangutan albino ini ditangkap oleh penduduk setempat.

"Informasi yang kami peroleh menyebutkan bahwa dia baru saja ditangkap dua hari lalu," jelas Hermanu.

Diterbitkan Kamis 4 Mei 2017 oleh Farid M. Ibrahim dari artikel berbahasa Inggris di ABC News