ABC

Olahraga Kurangi Nafsu Makan Berlebih Setelah Pasca Menguras Otak

Sebuah studi baru menemukan, jika Anda merasa bahwa aktifitas yang menguras otak membuat Anda menjadi mesin memamah biak alias doyan makan, olahraga bisa membantu menekan rasa lapar Anda.

Studi yang dilakukan Universitas Alabama meminta para siswa untuk menyelesaikan ujian yang menantang, kemudian memilih untuk berolahraga atau beristirahat selama 15 menit. Para peneliti kemudian mentraktir siswa-siswa itu untuk makan pizza ‘all you can eat’ pada siang harinya.

Dalam sesi terpisah, para siswa juga beristirahat dan kemudian makan pizza untuk memungkinkan para peneliti mendapatkan dasar pengetahuan atas selera makan siswa.

Anda mungkin berpikir bahwa mereka yang berolahraga akan lebih lapar, tapi justru sebaliknya: mereka yang bersantai setelah ujian malah makan sekitar 400 kalori lebih banyak dari kebiasaan mereka.

Sebaliknya, mereka yang berolahraga makan sekitar 100 kalori lebih sedikit dari kebiasaan mereka, ditambah lagi, mereka membakar kalori selama 15 menit dalam latihan interval berintensitas tinggi, mengurangi asupan energi keseluruhan mereka secara lebih jauh.

Para peneliti mengatakan, laktat -salah satu sumber energi otak -yang dihasilkan selama aktivitas berat mungkin cukup untuk mengisi kebutuhan energi otak siswa setelah ujian, mengurangi kebutuhan mereka untuk makan berlebihan.

Studi ini memiliki implikasi yang jelas pada pekerja dan siswa atau pelajar, kata pemimpin studi, William Neumeier.

"Lingkungan kerja modern sangat menetap dan menuntut secara kognitif. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa tugas-tugas yang menuntut mental, seperti ujian akhir, tenggat waktu/deadline atau tugas berat secara mental lainnya yang kita lakukan setiap hari, memengaruhi kebutuhan energi otak, dan peningkatan asupan makanan juga diamati menyusul tugas-tugas tersebut," jelas William.

Ia mengatakan, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami efek olahraga terhadap asupan energi yang dialami peserta setelah melakukan kerja mental.

Informasi kunci:

• Peserta studi makan lebih banyak secara signifikan setelah melakukan tugas yang menantang mental

• Mereka yang melakukan olahraga/latihan interval berintensitas tinggi selama 15 menit makan lebih sedikit dari biasanya

• Para peneliti mengatakan, laktat yang dihasilkan oleh olahraga membantu mengisi asupan otak

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.

Diterjemahkan: 17:32 WIB 09/09/2016 oleh Nurina Savitri.