ABC

Ocean Shield Tangkap Dua Sinyal Baru dalam Pencarian MH370

Kapal Angkatan Laut Australia Ocean Shield menangkap dua sinyal baru yang diduga berasal dari kotak hitam pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang.

"Ocean Shield menemukan jejak baru tersebut pada Selasa sore dan malam waktu Perth," ujar pensiunan Kepala AU Australia, Marsekal Angus Houston, yang memimpin proses pencarian.

Houston berkata dia yakin bahwa proses pencarian hampir mendekati "tempat pemberhentian terakhir" MH370.

Dia juga  menambahkan bahwa Ocean Shield akan terus mencari petunjuk lainnya untuk membantu menentukan lokasi persis darimana sinyal berasal.

Houston berharap bahwa tim pencari dapat menemukan keping reruntuhan pesawat dalam "beberapa hari" karena area pencarian juga sudah dipersempit.

"Semoga dengan banyaknya petunjuk, kita akan memperkecil lokasi pencarian sehingga, semoga dalam beberapa hari, kita bisa menemukan sesuatu di dasar laut yang bisa memastikan lokasi jatuhnya MH370," jelas Houston.

Kedua sinyal baru yang ditangkap kemarin itu berlangsung hanya lebih dari lima menit.

"Sinyal tersebut telah membantu tim pencari menentukan lokasi pencarian," ungkap Houston. Dia yakin bahwa tim pencari sudah berada di lokasi yang tepat dan mereka mendekati lokasi tempat jatuhnya pesawat.

"Saya kira kami berada di lokasi yang tepat, tapi saya tidak memastikan sampai seseorang melihat dengan mata kepala sendiri reruntuhan pesawat yang hilang," ujar Houston.

Dia menambahkan bahwa sinyal yang ditangkap semakin melemah dan Marsekal Angus Houston menjelaskan bahwa hal itu disebabkan karena baterai dalam kotak hitam hampir habis.