ABC

Nauru Halangi ABC Meliput Konprensi Pacific Forum

Pemerintah Nauru di kawasan Pasifik telah melarang media Australia ABC untuk menghadiri forum regional Pacific Forum yang akan berlangsung bulan September yang akan dihadiri oleh Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull.

The Pacific Islands Forum (PIF) adalah forum dialog politik dan ekonomi bagi negara-negara kawasan Pasifik.

Dalam pernyataan yang dimuat online hari Senin pemerintah Nauru mengatakan mereka memiliki hak untuk "memutuskan siapa yang boleh masuk ke negara tersebut".

"Perlu dicatat bahwa tidak ada perwakilan dari ABC yang akan diberi visa untuk memasuki wilayah Nauru dengan alasan apapun, karena campur tangan organnisasi tersebut ke dalam politik dalam negeri Nauru menjelang pemilu tahun 2016, juga kurangnya rasa hormat yang ditunjukkan kepada presiden kami di Australia, tuduhan palsu terhadap anggota pemerintahan kami, dan terus berlanjutnya laporan biasa dan tidak benar mengenai negara kami." kata pernyataan tersebut.

Direktur Pemberitaan ABC Gaven Morris dalam reaksinya mengatakan bahwa ABC ' akan mempertahankan dengan keras hak kami untuk melakukan laporan independen di kawasan".

"ABC tidak bermaksud untuk melowongkan posisi dalam meliput Forum Kepulauan Pasifik di Nauru." kata Morris.

"Pemerintah Nauru tidak boleh dibiarkan mendikte siapa yang harus mengisi posisi dalam pool media Australia."

"Ini berbeda dengan pernyataan 'menyambut baik kedatangan media', bila mereka mendikte siapa saja media yang boleh masuk dan juga melarang lembaga media publik Australia."

Pemerintah Nauru sudah mengkritik pemberitaan ABC di masa lalu dalam laporan mengenai proses pengurusan pencari suaka di sana, yang dibiayai oleh pemerintah Australia.

Juga mengenai pemberitaan ABC berkenaan dengan tuduhan terhadap presiden negara tersebut Baron Waqa dan beberapa menterinya yang dituduh menerima suap dari pengusaha Australia.

Asosiasi wartawan yang meliput parlemen Australia di Canberra, The Federal Parliamentary Press Gallery menggambarkan keputusan Nauru sebagai 'pembatasan mengerikan terhadap kebebasan pers."

"The Federal Parliamentary Press Gallery terlibat dalam pemilihan tiga wartawan yang akan meliput forum tersebut." kata Presiden Gallery David Crowe yang juga adalah kepala desk liputan politik media Fairfax.,

"ABC dengan sukarela mengambil salah satu posisi tersebut. Mereka melakukanya seingga bisa membantu seluruh organisasi media Austalia, karena yang lainnya tidak bisa ke sana karena begitu kecilnya pool yang ada."

"Seluruh warga Australia harus kecewa karena pemerintah Nauru memutuskan untuk melarang sebuah media Australia dengan cara ini."

Sekretaris Jenderal Pacific Islands Forum, Dame Meg Taylor mengatakan tidak akan ada masalah bagi media asing untuk meliput forum tersebut.,

"Saya mengerti mengenai pembicaraan yang sudah berlangsung, dan wartawan akan diijinkan masuk." katanya kepada program ABC The World minggu lalu.

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini