ABC

Narkoba Seberat 154kg Ditemukan didalam Kayu Log

Dua orang ditangkap setelah aparat keamanan menemukan ratusan kilogram narkoba metampetamin disembunyikan didalam balok kayu yang dikirim melalui kargo laut ke Australia dari Afrik dan diperkirakan bernilai $115 juta.

Petugas Angkatan Perbatasan Australian (ABF) mendeteksi narkoba seberat 154 kilogram yang disembunyikan didalam 14 balok kayu ketika kiriman tersebut tiba Sydney bulan Juni lalu, kata Kepolisian Federal Australia.
ABF menyatakan paket-paket narkoba itu ditemukan didalam bongkahan balok kayu mentah yang bagian dalamnya telah dikeruk sebagian dan kemudian dilem serta dipaku agar menyatu kembali.
Pada bulan Juli kargo tersebut dikirimkan ke sejumah alamat di Sunshine dan Keilor Park di Melbourne, dan pada Rabu lalu kedua orang tersebut telah ditangkap setelah dilakukan penggeledahan di Sydney dan Melbourne.
Pria berusia 64 tahun asal Werrington, Sydney didakwa mengimpor sejumlah obat-obatan komersial yang dikontrol otoritas perbatasan dan mencoba untuk memiliki sejumlah obat komersial yang dikontrol otoritas perbatasan yang diimpor secara ilegal.

Seorang pria berusia 20 tahun dari Moonee Ponds di Melbourne dituntut mencoba mengimpor sejumlah obat komersial yang dikontrol otoritas perbatasan dan berusaha memilikinya dengan cara mengimpor secara ilegal obat-obatan tersebut.

Atas perbuatan yang dilakukannya, kedua pria tersebut terancam hukuman penjara seumur hidup.

Metampetamin yang ditemukan dalam bongkahan kayu mentah
Polisi mengatakan dua orang yang ditangkap terancam dipenjarakan seumur hidup karena tuduhan mengimpor barang haram.

Supplied: Australian Federal Police

Komandan AFP, John Beveridge mengatakan operasi penangkapan ini berhasil mencegah lebih dari satu juta paket narkoba diperdagangkan di jalanan.

"Ini merupakan kasus kejahatan terorganisir yang berusaha memasok narkoba dalam jumlah besar ke masyarakat Australia," katanya.

"Penangkapan narkoba ini telah mengganggu sindikat ini dalam memasok metampetamin ke jalan-jalan di Melbourne dan antar negara bagian."

"Jika narkoba ini lolo akan mengakibatkan kerusakan besar di masyarakat kita,"

Komandan Regional ABF, James Watson mengatakan operasi ini merupakan contoh kalau lembaga penegak hukum di Australia bekerja secara efektif.

"Upaya penyembunyian narkoba ini belum sempurna dalam satu aspek yakni kayu-kayu tersebut hanya dilem dan dipaku agar menyatu kembali, tapi cara ini juga tidak akan mampu terdeteksi tanpa adanya proses intelijen yang dilakukan aparat kita dalam mengidentifikasi wadahnya," katanya.
"Ini benar-benar mewakili kinerja terbaik intelejen kita dan juga jaringan operasi yang bergerak bersama-sama dalam memastikan obat yang jahat ini tidak berhasil diedarkan,"

Komandan Beveridge mengatakan penyelidikan masih berlangsung di Australia dan Afrika dalam kaitannya dengan penangkapan ini.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini. Diterjemahkan pada pukul 17.25 wib, 04/08/2016, oleh Iffah Nur Arifah.