ABC

Muslim Indonesia di Melbourne Sambut Ramadan

Menyambut bulan suci Ramadan, komunitas Indonesia di Melbourne yang tergabung dalam Indonesian Muslim Community of Victoria (IMCV), menggelar Ramadan Family Day.

Acara Ramadan Family Day yang digelar kedelapan kalinya ini mengangkat tema Growing With Qur'an, Rising Towards Ihsan, atau tumbuh dengan Qur'an, berkembang menuju ihsan.

Menurut pihak penyelenggara, untuk pertama kalinya, Ramadan Family Day menggelar kegiatan Qur'an Achievers, semacam kompetisi membaca dan menghafal Qur'an.

“Kami ingin memotivasi anak-anak untuk menghafal Qur'an dan belajar Qur'an, sekaligus ini juga menjadi persiapan menyambut bulan Ramadan”, ujar Arif Nugraha, Koordinator Ramadan Family Day.

Arif Nugraha, Koordinator acara Ramadan Family Day 2017 berserta istri
Arif Nugraha, Koordinator acara Ramadan Family Day 2017 berserta istri.

ABC News, Erwin Renaldi

Arif menjelaskan audisi untuk kegiatan ini sudah dilakukan dua minggu sebelumnya dan finalnya diadakan di Ramadan Family Day.

"Semua anak-anak yang sudah berpartisipasi kami berikan hadiah dan apresiasi, jadi kita undang mereka untuk datang ke acara ini, walaupun mereka tidak masuk babak final," jelas Arif kepada Erwin Renaldi dari ABC.

"Mudah-mudahan ini bisa menjadi motivasi."

Penyerahan hadiah kepada peserta 'Quran Achievers'
Penyerahan hadiah kepada peserta 'Quran Achievers'.

ABC News, Erwin Renaldi

Dalam kegiatan ini ada tiga kategori yang diikuti anak-anak dari orang tua asal Indonesia yang bekerja atau sedang sekolah di Melbourne. Kategori pertama adalah membaca Qur'an dengan menilai cara membaca, tajwid, dan pengucapannya. Kemudian menghafal Qur'an bagi anak-anak berusia 1 sampai 7 tahun, dan kategori ketiga adalah hafalan Qur'an untuk anak-anak berusia 8 hingga 15 tahun.

"Alhamdulillah, responnya cukup bagus... ada 40 peserta yang mendaftar dan ini dianggap sebagai sebuah prestasi, karena baru pertama kalinya Qur'an Achievers digelar," tambah Arif.

Madania Foundation, sebagai pihak penyelanggara Ramadan Family Day telah memiliki program melatih membaca Qur'an di masjid-masjid di bawah naungan Indonesian Muslim Community of Victoria (IMCV).

Aliza, usia 4 tahun, putri dari pasangan Yepy Hardi Rustam dan Sitti Chodijah Jamil atau akrab dipanggil Upi, adalah salah satu anak didik di Surau Kita, di kawasan Coburg, Melbourne.

"Dia telah ikut sejak usia tiga tahun, jadi ia sudah memiliki teman-teman yang sama-sama belajar," kata Upi. "Sekarang ia sudah hampir khatam dan hafal Juz 30."

"Acara ini bisa mendorong anak-anak, karena melihat kakak-kakaknya atau teman-teman seumuran yang sudah hafal Qur'an dan tampil di depan umum, jadi... supaya ia lebih semangat dan mencintai Qur'an," kata Yepy yang sedang mengenyam pendidikan Doktor di bidang biokimia University of Melbourne.

Persaudaraan Muslim lebih erat

Acara Ramadan Family Day menjadi ajang berkumpul komunitas Muslim Indonesia di Melbourne
Acara Ramadan Family Day menjadi ajang berkumpul komunitas Muslim Indonesia di Melbourne.

ABC News, Erwin Renaldi

Tidak hanya kegiatan 'kompetisi' membaca dan menghafal Qur'an. acara yang digelar di Fitzroy Town Hall, Sabtu lalu (20/05/2017) juga menjual aneka hidangan, baju-baju dan perlengkapan Muslim.

Acara ini menjadi kesempatan bagi sejumlah umat Muslim untuk bertemu dan makan-makan bersama menjelang Ramadan.

Mereka juga disuguhkan seminar yang menampilkan Ustadz Didik Hariyanto dan Ustadz Zachriah Matthews.

Yepi Hardi Rustam dan Sitti Nurchodijah Jamil, beserta putri mereka Aliza, 4 tahun.
Yepi Hardi Rustam dan Sitti Nurchodijah Jamil, beserta putri mereka Aliza, 4 tahun.

ABC News, Erwin Renaldi

Yepy yang sudah tinggal di Melbourne selama 3 tahun, mengaku jika tahun ini akan menjadi Ramadan keempat kalinya di Australia.

"Ramadan disini lebih terasa, karena jauh dari keluarga... [tapi] disini persaudaraan kaum Muslim justru lebih erat karena sama-sama perantau," kata Yepy.

Hal senada juga disampaikan oleh Leny Rasyidi.

Leni Rasyidi, yang kangen merayakan Ramadan bersama keluarga
Leni Rasyidi, yang kangen merayakan Ramadan bersama keluarga.

ABC News, Erwin Renaldi

"Saat kita bersama-sama, suasana Ramadan justru terasa sekali. Kita sama-sama shalat, saat malam lebaran juga kita takbiran bersama, sekarang kangen [Indonesia di bulan Ramadan] sudah terobati," kata Leny, yang sudah 12 tahun tinggal di Melbourne.

"Acara seperti ini menjadi semacam warming up dan temanya erat dengan Qur'an, jadi kita mengajak teman-teman untuk kembali ke Qur'an dan mendalami makna-makna Qur'an," tambahnya.