ABC

Menteri Tenaga Kerja Australia Diminta Mundur

Partai Buruh (ALP) yang beroposisi menuntut Menteri Tenaga Kerja Australia Michaelia Cash mengundurkan diri setelah dia mengakui salah seorang stafnya membocorkan ke media tentang penggrebekan polisi di kantor Serikat Buruh Australian Workers' Union (AWU).

Senator Cash kemarin berulang-ulang mengatakan kepada Komite Senat bahwa dia dan kantornya tidak memiliki andil dalam memberitahu media mengenai penggrebekan tersebut.

Namun dia kembali dalam rapat komite pada malam harinya dan menarik kembali pernyataannya itu setelah ramai diberitakan bahwa kantornya telah memberitahu wartawan mengenai penggrebekan itu beberapa jam sebelum kejadian.

Senator Cash mengatakan kepada komite bahwa penasihat urusan medianya mengakui telah memberitahu wartawan.

Partai Buruh menuduh Menteri Cash telah menyesatkan Parlemen dan menyatakan dia tidak punya pilihan selain mengundurkan diri.

Tapi Senator Cash mengatakan bahwa penasihat medianya itu bertindak tanpa sepengetahuan atau otorisasinya, dan sekarang staf tersebut telah mengundurkan diri.

"Saya tidak menyadarinya pada saat itu dan tidak menyadarinya sebelumnya saat rapat (Senat)," katanya.

"Hal ini terjadi tanpa sepengetahuan saya dan tidak saya otorisasi. Saya tidak diberitahu tentang penggerebekan tersebut sampai saya melihatnya ditayangkan di televisi," katanya.

"Staf saya sekarang telah mengundurkan diri," tambah Menteri Cash.

Dia mengatakan bahwa penasihat medianya itu tahu tentang penggerebekan tersebut dari "sumber media" - namun mengatakan bahwa dia tidak tahu apakah dia merujuk pada jurnalis, atau kepada penasihat media lain yang bekerja di lembaga lain.

Polisi menggrebek kantor serikat buruh AWU sebagai bagian dari investigasi atas sumbangan kepada kelompok lobi GetUp lebih 10 tahun lalu dan kepada caleg Partai Buruh.

Pemimpin Oposisi Bill Shorten saat itu menjadi ketua AWU. ALP kini menuduh Pemerintah mendalangi penggrebekan tersebut untuk menjatuhkan reputasi Pemimpin Oposisi.

Para senator dari ALP terus menekan Senator Cash selama rapat komite Senat, menunjuk bahwa sang senator berulang-ulang meyakinkan rapat bahwa kantornya baru mengetahui penggrebekan sesaat sebelum terjadi.

'Yang mengundurkan diri, orang yang tak tepat'

Senator Cash mengatakan bahwa dia tidak dengan sengaja menyesatkan Parlemen.

"Saya tidak mengetahui langkah-langkah yang diambil oleh staf saya, itu jadi bukti saya," kata Senator Cash.

"Segala hal yang saya sampaikan didasarkan pada pengetahuan yang saya miliki pada saat itu," tambahnya.

"Apakah Anda mengatakan bahwa Anda tidak bertanggung jawab, apakah itu yang Anda katakan?" kejar Senator Partai Buruh Doug Cameron dalam rapat Senat.

"Saya hanya bisa memberikan jawaban berdasarkan pengetahuan saya pada saat itu. Pada kesempatan pertama saya bisa menjawabnya, saya langsung sampaikan," jawab Senator Cash.

Namun Oposisi mencemooh penjelasannya itu dan tetap menuntut pengunduran dirinya.

Manajer Oposisi di Majelis Rendah Tony Burke mengatakan "sulit dipercaya" jika staf Senator Cash tidak mengatakan apa-apa sementara dia berulang-ulang memberikan bukti yang menyesatkan.

"Ketika Partai Buruh pertama kali menanyakan kepada Senator Cash apakah stafnya, kantornya, terlibat memastikan bahwa media hadir saat penggrebekan tersebut sebelum polisi datang, dia mengatakan tersinggung dengan pernyataan demikian. Dia menertawakan Partai Buruh karena telah menanyakan hal ini," kata Burke.

"Mungkin ada staf Senator Cash yang baru saja mengundurkan diri. Tapi yang mengundurkan diri itu orang yang tidak tepat," katanya.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris di sini.