ABC

Meningkat Materi Pelecehan Seksual Anak Buatan Sendiri

Pemangsa seksual memanfaatkan anak-anak Australia hingga ada yang masih berusia empat tahun. Mereka melakukan streaming langsung dan merekam video eksplisit dan berbagi gambar seksual tentang diri mereka secara online.

Kepolisian Australia kewalahan menghadapi peningkatan laporan tentang apa yang dikenal sebagai "materi eksploitasi anak yang diproduksi sendiri".

Dalam beberapa kasus, anak-anak dengan sukarela berbagi foto dan video ini dengan teman di media sosial.

Dalam kasus lain, pelanggar kejahatan seksual  menjangkau anak-anak melalui platform media sosial dan memaksa mereka untuk memproduksi materi eksplisit yang diam-diam direkam dan dibagi di sudut yang paling gelap di internet.

Program 7.30 ABC  telah menunjukkan beberapa forum jejaring gelap pedofil,  termasuk salah satunya yang memiliki lebih dari 600.000 materi unggahan di bagian yang didedikasikan untuk materi pelecehan anak yang dihasilkan sendiri.

Pelaku bersenjatakan ancaman

"Sebagian besar yang kita lihat semua kasus ini dimulai dengan sangat polos," kata Adele Desirs, seorang analis identifikasi korban yang sebelumnya bekerja dengan Interpol, yang sekarang berbasis di Satuan Tugas Polisi Queensland Argos.

Pada bulan pertama tahun 2016, Interpol melihat adanya kenaikan 150 persen dalam kasus-kasus seperti ini.

"Kasus seperti ini benar-benar meledak dan mengubur spesialis identifikasi korban [dalam lautan kasus]," kata Adele Desirs pada program 7.30.

Pelaku pedofilia menggunakan saluran chat di internet
Seorang pria berpura-pura menjadi 'Emily' telah memanipulasi seorang gadis Australia berusia 12 tahun di internet.

ABC News

Dalam satu kasus yang sangat mengganggu, seorang anak berusia 12 tahun diminta untuk memproduksi bahan pelecehan setelah pelaku seks mengancam, melalui webcam, bahwa dia akan "mencekik seekor kucing".

"Jadi, 'saya akan membunuh kucing ini jika Anda tidak melakukannya', ini adalah jenis ancaman yang kita lihat," kata Adele Desirs.

Kepolisian Federal Australia juga  telah dibanjiri laporan materi eksploitasi anak yang diproduksi sendiri, menurut kepala bagian kejahatan berbasis korban.

"Contoh lain yang telah kita lihat adalah di mana saudara kandung atau rekan sebaya saling mendorong satu sama lain untuk melucuti pakaian dan melakukan penampilan dengan pose atau tindakan seksual atau menari dengan cara-cara yang seksual atau melakukan tindakan seks," kata Komandan Lesa Gale.

"Ini benar-benar mengkhawatirkan saat kita berbicara tentang anak-anak semuda usia empat tahun diarahkan oleh anak-anak lain semuda usia 10 tahun."

Gambar seorang anak perempuan bermain dengan tablet membelakangi kamera.
Komisi Keamanan Internet Australia menerbitkan pedoman melindungi anak dari teknologi internet.

ABC

Orang tua ada di sekitar korban

Polisi mengatakan sebagian besar materi yang diproduksi sendiri yang mereka lihat dibuat saat orang tua berada tidak jauh dari korban.

"Kami telah melihat contoh di mana anak-anak muda membuat film dalam pose seksual atau memindahkan perangkat untuk merekam daerah genital mereka, dan ini terjadi saat orang dewasa berada di ruangan yang sama dengan mereka," kata Komandan Gale.

Polisi mengatakan banyak dari anak-anak ini secara alami penasaran dengan seks dan bereksperimen dengan video streaming langsung pada aplikasi tertentu, mengejar "likes/suka" dan memiliki akses mudah ke ponsel kamera sejak usia muda.

Baca juga:

Guru SD di Australia Kesulitan Hadapi Perilaku Seksual Murid

51 Persen Mahasiswa di Australia Alami Pelecehan Seksual

"Apa yang kita lihat adalah anak-anak yang mengeksplorasi seksualitas dan memproduksi materi dan mengunggahnya di internet dengan naif, bahkan tidak memahami di mana materi mereka itu bisa berakhir," kata Inspektur Detektif Jon Rouse dari wilayah tugas  Argos Queensland.

Dengan teknologi yang secara cepat menjadi bagian yang lebih integral dari kehidupan anak-anak, penelitian dari Komisi Keamanan menunjukkan bahwa rata-rata anak berusia delapan sampai 13 tahun memiliki dua akun media sosial dan remaja berusia 14 sampai 17 tahun memiliki tiga akun.

Ini adalah tingkat kecepatan yang bagi orang tua dapat menjadi sangat menakutkan, menurut Komisaris Aman Julie Inman Grant.

"Ada sejumlah aplikasi bernuansa pendidikan yang hebat yang digunakan anak-anak, seperti aplikasi musik.ly, atau ROBLOX atau Minecraft namun aplikasi ini memiliki fungsi chatting," katanya.

"Fungsi obrolan ini - jika kontrol orang tua tidak dilakukan atau pengaturan privasi tidak digunakan - dapat disusupi oleh pedofil atau orang dewasa dengan niat jahat untuk memulai percakapan dengan orang muda."

Anak mengetik di laptop
Kendali orang tua dan penggunaan pengaturan pribadi penting dalam melindungi anak-anak di internet.

ABC News

'Groomer adalah tuan manipulasi'

Menurut polisi dan pendidik, solusinya adalah berbicara dengan anak-anak lebih awal, secara terbuka dan sering.

"Menurut saya, orang tua perlu melibatkan anak-anak tentang aplikasi apa yang mereka gunakan dan situs apa yang mereka gunakan," kata Inman Grant.

"Mereka perlu tahu apakah ada fungsi live video atau live chat function. Jika ada, mereka perlu menggunakan kontrol orang tua dan tahu dengan siapa anak-anak mereka berbicara.

"Mereka bisa berada di kamar sebelah dan anak-anak mereka bisa dieksploitasi.

Foto perempuan bernama Adele Desir sedang berbicara menghadap kamera
Petugas pengidentifikasi korban, Adele Desirs kewalahan menangani kasus-kasus eksploitasi anak di internet.

ABC News

Komandan Gale menyetujui intervensi dan pendidikan awal sangat penting.

"Kami melihat balita terbiasa mengakses aplikasi yang mudah didapat ini," katanya.

"Jadi persyaratannya adalah agar orang tua benar-benar melakukan percakapan itu, untuk mendidik anak-anak dari usia termuda dari bahaya berada di tempat online."

Analis identifikasi korban seperti Adele Desirs, yang menyaksikan kehancuran yang disebabkan oleh eksploitasi anak, memiliki pesan sederhana untuk anak-anak.

"Di internet Anda tidak pernah tahu siapa yang anda kirimkan gambar itu, bahkan jika orang itu terlihat seperti teman atau seseorang yang Anda percaya.

"Perayu anak sangat ahli memanipulasi."

Diterjemahkan 12/9/2017 oleh Iffah Nur Arifah. Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.