ABC

Lomba Video Klip Indonesia Untuk Pelajar di Perth

Guna membuat bahasa Indonesia semakin menarik untuk dipelajari, Asosiasi Guru Bahasa Indonesia di Australia Barat mengadakan kompetisi pembuatan klip berbahasa Indonesia, dengan nama Kompetisi Klip-Klip, dengan peserta mulai dari taman kanak-kanak sampai pelajar SMA.

Pelajar Taman Kanak-Kanak hingga tingkat SMA dari setiap sekolah yang memiliki mata pelajaran Bahasa Indonesia di Australia Barat bisa mengikuti kompetisi ini.

Dalam rilis yang diterima oleh ABC Australia Plus Indonesia, disebutkan bahwa Kompetisi Klip-Klip ini bertujuan untuk mempromosikan pengajaran Bahasa Indonesia di Australia khususnya Australia Barat.

Terdapat 2 kategori bagi peserta yaitu Recorded Live performance yang mengharuskan para siswa menyanyikan sendiri lagu Indonesia dan Movie Video Clip yaitu para siswa melakukan sinkronisasi bibir atau lip sync dari rekaman lagu Bahasa Indonesia.

Dari sekitar 30 video klip yang masuk ke Dewan juri dipilih 8 pemenang. Keseluruhan proses mulai dari pembuatan video klip sampai pengumuman pemenang berlangsung selama delapan bulan.

Pemenang kategori menyanyi secara live untuk TK sampai kelas 3 SD dimenangkan oleh Sekolah Dasar Iona dengan lagu ‘Cicak di Dinding’.

Untuk tingkatan Kelas 4 sampai 6 SD dimenangkan oleh Sekolah Hellena dengan lagu ‘Hoki Poki’.

Khusus tingkatan SMP pemenangnya adalah Sekolah Kristen John Calvin dengan lagu ‘Itu Dunia Kecil’.

Dan pada tingkatan SMA pemenangnya adalah sekolah Hellena dengan lagu ‘Intoxicated’ yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.

Sedangkan untuk kategori sinkronisasi bibir untuk TK sampai kelas 3 SD dimenangkan oleh Sekolah Komunitas Rolleystone dengan lagu ‘ Selamat Pagi’.

Untuk tingkatan Kelas 4 sampai 6 SD dimenangkan oleh Sekolah Katolik Francis Jordan dengan lagu berjudul ‘Katanya’.

Khusus tingkatan SMP pemenangnya adalah Sekolah Komunitas Rolleystone dengan lagu ‘Goyang Dumang’. Dan pada tingkatan SMA pemenangnya adalah Sekolah Hellena dengan lagu ‘Flash’ versi Indonesia.

Secara keseluruhan video klip dapat diunggah di laman youtube dengan kata kunci pencarian ‘Kompetisi Klip-Klip 2016’.

Konjen RI Perth Ade Padmo Sarwono dalam sambutannya pada saat acara pemberian hadiah kepada pemenang Senin 17 Oktober 2016 di KJRI Perth mengapresiasi WILTA atas inisiatifnya menyelenggarakan Kompetisi Klip-Klip 2016.

Konjen memberikan dorongan dan semangat kepada para siswa untuk terus belajar Bahasa Indonesia mengingat kedekatan kedua negara.

Saat Konjen menanyakan jumlah siswa yang sudah pernah ke Bali, dari 120 siswa yang hadir sebagian besar dengan antusias mereka mengangkat tangan.

Sementara itu, Presiden WILTA Jeremy Snyder menyampaikan terimakasih atas dukungan yang kuat dari KJRI Perth atas penyelenggaraan Kompetisi Klip-Klip. "KJRI Perth terlibat mulai dari penjurian, penyiapan hadiah dan piagam bagi pemenang, penyediaan tempat dan konsumsi saat acara Penyerahan Hadiah." kata Snyder.

Jeremy Snyder menyampaikan bahwa mengingat antusiasme yang tinggi dari para Siswa Kompetisi Klip-Klip akan kembali diadakan pada tahun 2017.

Konsul Penerangan dan Sosial Budaya KJRI Perth Widya Sinedu menyampaikan bahwa KJRI Perth secara aktif bermitra dengan WILTA dan Balai Bahasa Indonesia Perth dalam mendorong peningkatan pengajaran Bahasa Indonesia di Perth.

Berbagai upaya laiinnya dilakukan KJRI Perth seperti melakukan kunjungan sekolah, melaksanakan workshop angklung, gamelan dan tarian kepada siswa sekolah yang berminat.

"Saat ini terdapat sekitar 120 sekolah mengajarkan Bahasa Indonesia di Perth." kata Widya.

Pengajaran Bahasa Indonesia sangat penting menurut Widya karena akan mendorong para siswa dan orang tuanya untuk berkunjung ke Indonesia.

Kompetisi ini diadakan oleh Westralia Indonesian Language Teachers Association atau disingkat WILTA bekerjasama dengan KJRI Perth dan Balai Bahasa Indonesia Perth.