ABC

Lobster Air Tawar Australia Banyak Diminati di China

Meningkatnya permintaan lobster air tawar jenis yabby dari China telah membuat produksi makanan laut di Australia Barat meningkat tiga kali lipat dalam setahun terakhir.

Manajer Produksi Cambinata Yabbies Ian Nenke, salah satu pengekspor besar mengatakan perusahaan itu sebelumnya memasarkan produk mereka kebanyakan ke Hong Kong dan Singapura.

"Ini bukan sepertinya bahwa China baru menemukan lobster air tawar ini untuk pertama kalinya." kata Nenke.

"Di Australia, tentu saja kita sudah mengetahuinya, namun sebagai produk baru, China selalu ingin mencoba mencari sumber pasokan makanan laut baru, dan permintaan mereka sekarang meningkat tajam."

Nenke mengatakan 'kenaikan permintaan luar biasa' dalam setahun terakhir disebabkan karena meningkatnya jumlah warga kelas menengah di China yang memiliki penghasilan tinggi.

"Kami pada dasarnya memproduksi tiga kali lebih banyak." katanya.

Cambinata Yabbies, yang terletak di Kukerin, sekitar 300 km arah tenggara Perth, saat ini memproduksi sekitar 500 kg yabbie setiap minggu, yang diambil dari berbagai daerah di Australia Barat.

Dan jumlah produksi ini akan meningkat lebih tinggi lagi.

"Kami sebenarnya memiliki beberapa klien baru yang ingin mendapat pengiriman sedikitnya setengah ton masing-masing." kata Nenke.

Dan permintaan itu tidak datang dari China Daratan saja.

"Tidak saja warga China di China daratan yang ingin mendapatkan lobster air tawar ini. Permintaan datang juga dari restoran China di Australia Barat dan tempat lain di Australia."

Harga juga bagus

Para petani setempat juga mendapat keuntungan dari naiknya permintaan karena harga sudah meningkat selama setahun terakhir.

Nenke mengataakn harga sudah naik dan pernah mencapai $ 19.50 per kilo (sekitar Rp 195 ribu).

"Kalau kita lihat sekitar dua tahun lalu, yabbi yang besarnya sekitar 30 gram harganya $ 8 sekilo, sekarang harganya $ 15 per kilo.

Menurut Nenke, meningkatnya permintaan juga membuat kualitas lobster yang dihasilkan juga lebih baik.

"Sama seperti industri lobster jenis marron, banyak orang mulai serius mengurusi lobster ini, mereka memberikan makanan yang teratur kepada yabbie untuk meningkatkan besarannya."

"Beberapa petani sudah berpikir mengenai pembuatan kolam."

Nenke mengatakan dengan adanya ketidakpastian di bidang produksi biji-bijina, produksi lobster air tawar jenis yabby ini bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi para petani di Australia.

"Saya tidak akan terkejut untuk melihat lebih banyak kolam berisi yabby di tahun-tahun mendatang."

"Khususnya ketika petani kesulitan dengan harga gandun, dan bij-bijian yang tidak menentu dan ketika mereka menghadapi tahun buruk karena kekeringan atau malah terlalu dingin.

Diterjemahkan pukul 13:10 AEST 10/11/2016 oleh Sastra Wijaya dan simak beritanya dalam bahasa Inggris di sini