ABC

Lima Alasan Keuangan Gen Y di Australia Memburuk

Perdebatan "Siapa yang paling mengalami kesulitan hidup" antara Gen Y dan Baby Boomers bisa jadi berakhir.

Gen Y adalah istilah yang diberikan kepada mereka yang lahir di tahun 1980-an hingga 1990-an. Sementara Baby Boomers lahir setelah Perang Dunia Kedua hingga tahun 1960-an.

Lembaga di Australia, Household, Income and Labour Dynamics in Australia Report (HILDA) melakukan survei kepada 17 ribu warga Australia berusia di atas 15 tahun tentang pendapatan, tabungan, kesehatan dan kehidupan keluarga mereka.

Dan nampaknya terlihat kurang baik bagi mereka yang berusia di bawah 30 tahun.

Berikut adalah lima alasan yang kondisi Gen Y lebih buruk dari orang tua mereka.

1. Kepemilikan rumah menurun

Rumah yang besar. Yang menjadi mimpi warga Australia. Sebuah atap di atas kepala, dimana Anda bisa memanggilnya milik sendiri.

Kenyataannya, peluang untuk generasi muda di Australia memiliki rumah menjadi sulit.

Laporan ini pernah diungkapkan di tahun 2001, dimana 68,8 persen rumah tangga memiliki rumah sendiri. Tapi di tahun 2014, angkanya menjadi 64,9 persen.

Tahun 2002, 57 persen dari orang dewasa memiliki rumah, kemudian angka ini jatuh hingga 51,7 persen, di tahun 2014.

Kepemilikan rumah antara mereka yang berusia 25 hingga 34 tahun, atau Gen Y, menurun dari 38,7 persen di 2002 menjadi 29,2 persen pada tahun 2014. Sebagian besar penurunan terjadi antara tahun 2010 dan 2014.

2. Properti pertama lebih mahal dari sebelumnya

Mereka yang ingin properti murah untuk rumah pertama mereka juga terpaksa keluar dari pasar properti.

Laporan menunjukkan properti termurah di pasar, nilainya telah meningkat hingga 108 persen antara tahun 2001 dan 2014, dibandingkan dengan posisi teratas properti.

"Implikasi dari temuan ini adalah perumahan yang 'terjangkau' tampaknya telah menjadi relatif kurang terjangkau antara 2001 dan 2014," kata laporan itu.

Sementara itu, kelompok berusia 45 hingga 54 tahun memiliki bagian terbesar dari properti untuk investasi.

3. Jika Anda mengambil risiko membeli rumah, Anda akan miliki utang besar

Jika Anda adalah salah satu dari Gen Y yang beruntung memiliki rumah, rata-rata ekuitas rumah untuk pemilik rumah berusia 25-34 justru mengalami penurunan sebesar 7,9 persen antara tahun 2002 dan 2014.

Laporan HILDA menunjukkan bahwa hutang tumbuh lebih kuat dari nilai rumah.

4. Pendapatan rumah tangga menurun

Sementara nilai rata-rata dan nilai tengah pendapatan rumah tangga setelah pajak tumbuh hingga $21.434 antara tahun 2001 dan 2014, laporan tersebut menunjukkan pendapatan rumah tangga rata-rata turun sedikit antara 2009 dan 2014.

Dan, jika Anda termasuk dalam kategori keluarga muda, atau berpikir untuk memiliki satu bayi, biaya perawatan anak telah meningkat.

Pengeluaran anak meningkat 110 persen sejak tahun 2001.

Sementara, seperempat orang tua tunggal hidup dalam kemiskinan.

Laporan ini juga menunjukkan 77 persen anak-anak Australia di bawah usia empat belum pernah ke dokter gigi.

5. Generasi Boomers menahan semua kekayaan

Mereka yang berusia di atas 65 tahun adalah yang terkaya. Mereka yang berada di kelompok usia 45- 54 tahun memiliki pangsa terbesar dari properti investasi.

Laporan menunjukkan pasangan tua memiliki kekayaan bersih rata-rata tertinggi, diikuti oleh pasangan muda tanpa anak-anak dan pasangan dengan anak-anak.

Lantas adakah kabar baik bagi generasi muda?

Gen Y dan Gen Z tampaknya menjadi yang paling aktif. Misalnya, wanita berusia 25-34 tahun melakukan olahraga selama 102 menit setiap minggunya, dibandingkan dengan wanita berusia 45-54 tahun yang melakukan hanya 77 menit. #gymlife

Gen Z adalah istilah bagi mereka yang lahir di akhir era 90-an.

Gen Y dan Gen Z juga sedikit lebih banyak tidur daripada generasi Boomer. #sleeplife

Dan Anda bisa melihat generasi Boomer tidak mengkonsumsi smoothie hijau, chia puding dan quinoa salad. #GenYlife

Diterbitkan pukul 12:00 AEST oleh Erwin Renaldi. Baca beritanya dalam bahasa Inggris, di sini.