ABC

Layanan Kesehatan Australia Terbaik Kedua di Dunia

Tim peneliti dari Amerika Serikat menemukan sistem pelayanan kesehatan di Australia menduduki jajaran terbaik di antara negara maju, sementara Amerika Serikat sendiri memiliki sistem terburuk.

Dalam studi membandingkan 11 model perawatan kesehatan nasional yang berbeda, periset Commonwealth Fund yang berbasis di New York, menemukan sistem campuran publik dan privat milik Australia menduduki peringkat terbaik kedua.

Mereka menyimpulkan pelayanan kesehatan milik Inggris adalah sistem yang paling terbaik secara keseluruhan, diikuti Australia, Belanda, disusul Norwegia dan Selandia Baru yang berbagi tempat di peringkat keempat.

Membandingkan Amerika Serikat dengan Australia, atau negara-negara lainnya, para peneliti mengatakan: " pelayanan kesehatan di Amerika Serikat relatif buruk, seperti angka kematian bayi dan tingkat harapan hidup di usia 60."

"Amerika Serikat memiliki tingkat kematian tertinggi yang bisa ditangani dengan pelayanan kesehatan, juga telah menghitungnya dengan pengurangan terkecil dalam dekade terakhir."

"Meski sudah menghabiskan hampir dua kali lipat dibanding sejumlah negara lain, kinerja Amerika Serikay masih kurang."

Kesimpulan penelitian sudah diterbitkan, bertepatan dengan tekanan dari Presiden Donald Trump pada senator dari Partai Republik untuk mencabut kebijakan reformasi kesehatan yang digagas Barack Obama.

Pada bulan Mei, anggota parlemen dari Partai Republik melakukan voting untuk mencabut kebijakan kesehat, sementara Senat akan melakukan voting dalam beberapa minggu ke depan.

Presiden Trump dan PM Turnbull saat bertemu di New York, bulan Mei 2017
Presiden Trump dan PM Turnbull saat bertemu di New York, bulan Mei 2017 

AP: Pablo Martinez Monsivais

Trump: Australia miliki kesehatan yang lebih baik

Akhir pekan lalu, Presiden Trump mengatakan reformasi yang dilakukannya akan membuat sistem kesehatan Amerika bekerja lebih baik, walaupun dua senator dari partai Presiden telah menyatakan mereka tidak dapat memberikan suaranya.

Trump sudah terus-terusan mendorong agar mereka berubah pikiran.

"Senat akan memberikan suara soal undang-undang untuk menyelamatkan warga Amerika dari bencana Obamacare," kata Presiden Trump.

"Obamacare telah mendatangkan malapetaka pada kehidupan Amerika Serikat, dan jika kita tidak menggantinya, bencana akan semakin memburuk."

Pada bulan Mei, dalam sebuah konferensi pers yang digelar Presiden Trump bersama Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull di New York, ia menyatakan jika sistem pelayanan kesehatan di Australia lebih baik daripada negaranya.

"Kami memiliki layanan kesehatan yang gagal," katanya.

"Saya seharusnya tidak mengatakan hal ini di hadapan orang-orang dan teman-teman dari Australia, karena Anda memiliki layanan kesehatan yang lebih baik."

Komentar ini menimbulkan kebinggungan di Amerika Serikat, di mana Partai Demokrat menunjuk sistem Australia termasuk sistem Medicare yang didanai publik secara lebih komprehensif daripada Amerika Serikat.

Table peringkat layanan kesehatan dari 11 negara maju di dunia.
Table peringkat layanan kesehatan dari 11 negara maju di dunia.

Laporan: keadilan layanan kesehatan Australia rendah

Terlepas dari komentar Presiden Trump soal sistem kesehatan di Australia, para analis mengatakan penghapusan Obamacare yang digagas Trump akan membuat sistem kesehatan di Amerika tidak berbeda jauh dengan di Australia.

Analis kebijakan kesehatan di Menzies Centre di University of Sydney, Dr Lesley Russell, mengatakan sangat sedikit ahli yang berpendapat reformasi gagasan Trump akan memperbaiki sistem kesehatan di AS.

"Sangat jelas bahwa Obamacare telah membuat perbedaan besar pada jumlah orang yang memiliki asuransi kesehatan dan kualitas perawatan," katanya.

"Apa yang akan diajukan oleh Senat Republik adalah menarik asuransi kesehatan dari 23 juta orang yang saat ini memilikinya, dan akan membiarkan 28 juta orang Amerika yang tidak terlindungi oleh Obamacare tanpa pertanggungan apapun."

"Sebagian besar pekerja di sektor kebijakan kesehatan mengatakan bahwa usulan Partai Republik yang didukung oleh [Ketua Parlemen] Paul Ryan, [Pemimpin Senat Mayoritas] Mitch McConnell dan Donald Trump akan menjadi bencana."

Saat dimintai komentarnya soal laporan soal sistem Australia termasuk yang terbaik di dunia, Dr Russell mengatakan kesimpulan tersebut harus dipahami dalam konteks.

"Kami tahu bahwa biaya di luar tanggungan asuransi yang harus dibayar warga Australia semakin meningkat, sebagian besar karena pembekuan Medicare yang diberlakukan pemerintah selama beberapa tahun terakhir," katanya.

Menurut penulis studi Commonwealth Fund, Australia berada di bawah soal ekuitas ini.

Meskipun Australia berada di depan Amerika Serikat, Prancis dan Kanada dalam hal ekuitas, namun berada di belakang Inggris, Belanda, Selandia Baru dan Jerman.

Tapi secara keseluruhan peneliti masih menganggap banyak negara yang bisa belajar dari sistem kesehatan di Australia.

"Negara-negara dengan kinerja terbaik, seperti Inggris, Australia dan Belanda dapat menawarkan pelajaran penting ke Amerika Serikat dan negara-negara lain," katanya.

Diterbitkan pada 18/07/2017 pukul 16:17. Baca artikelnya dalam bahasa Inggris di sini.