ABC

Lapar, Ular di Brisbane, Australia Makan Alas Kaki

Seekor ular jenis piton karpet telah salah menelan alas kaki yang disangka makanan. Ia menelan sebuah sandal sebelah kanan sebagai camilan malam hari di sebuah rumah di kawasan Haigslea, sebelah barat kota Brisbane, pekan lalu.

PERINGATAN: Cerita ini berisi foto-foto yang memperlihatkan bagian dalam hewan

Pasangan penangkap ular profesional, Sally dan Norman Hill dari N&S Snake Cacther dipanggil untuk membawa ular tersebut setelah terlihat ada di dalam sebuah rumah, Jumat (23/03).

Seorang pria sudah berumur dengan saudaranya saat itu sedang mencari salah satu alas kakinya, yang hilang malam sebelumnya.

Begitu mereka melihat tonjolan sebesar sepatu di perut ular, mereka mulai mengaitkan dengan hilangnya alas kaki.

Sally mengatakan ular piton mengambil sepatu pada Selasa malam (20/03).

"Pria tersebut akan pergi tidur dan biasanya dia meletakkan sandal di bawah tempat tidurnya. Yang terjadi saat ia bangun Rabu pagi (21/03), sandalnya hilang," kata Sally.

"Mereka mencari sandal itu, dan tidak bisa menemukannya di mana pun. Seseorang mengira mungkin seekor possum mengambilnya, jadi mereka mencari-cari possum. Saat mencari-cari inilah ia menemukan ular beberapa hari kemudian."

Suami Sally, Norman mengambil ular piton tersebut dari tempat persembunyiannya.

"Anda bisa merasakan karet di perutnya, Anda bisa merasakan bagian bawah sandal melalui kulit tubuhnya."

Tonton seperti apa saat ular ditangkap lewat video berikut ini.

Skip Facebook

FireFox NVDA users - To access the following content, press 'M' to enter the iFrame.

Skip Facebook Post

FireFox NVDA users - To access the following content, press 'M' to enter the iFrame.

Sally memiliki teori sendiri kemungkinan mengapa ular piton ini memakan sandal.

"Ada banyak tikus, posum, dan lainnya di luar sana. Menurut saya, adalah tikus atau possum sempat berada di sandal itu, atau kencing di atasnya, atau mungkin ada tikus di dalamnya dan ular itu melihatnya," ujarnya.

"Pertama kalinya kita berhubungan dengan ular yang memakan sandal, atau yang aneh-aneh seperti ini. Biasanya itu possum, atau bahkan kucing, anjing, atau ayam yang ada dalam perut. Tapi sandal adalah hal yang baru."

Ular piton tersebut kemudian dibawanya ke HerpVet di Mount Ommaney, di mana tubuhnya diteliti melalui foto sinar X-ray untuk memastikan ada alas kaki di perutnya.

Kemudian ia menjalani operasi yang berjalan lancar untuk mengeluarkan sandal dari perutnya, hari Senin (26/03).

"Ini jadi salah satu radiografi paling mengesankan yang pernah saya lihat," kata direktur HerpVet, Dr Josh Llinas.

Foto hitam putih menunjukkan ada tonjolan dalam perut ular.
Hasil foto sandal dalam perut ular yang menggunakan sinar X-ray.

Supplied: HerpVet

Pembedahan dilakukan dengan anestesi umum dengan prosedur yang disebut coeliotomy dan gastrotomy.

Pendekatannya adalah melalui sisi badan, dua hingga tiga baris atas dari perut.

Sayatan, sekitar 20 sentimeter panjang, dibuat dalam pola zig-zag sehingga tidak memotong sisiknya.

"Kemudian tangan saya masuk, perutnya terbuka, dan kemudian masuk ke perutnya dan melepaskan benda asing itu," kata Dr Llinas.

Ia mengatakan operasi selesai dalam satu jam.

"[Ular piton] terbangun sangat cepat dari prosedur, ia diberikan antiperadangan dan penghilang rasa sakit, serta antibiotik dalam kasus ini, karena kita masuk lewat saluran pencernaan."

Ular ini akan menjalani rehabilitasi dalam beberapa hari, dan pada akhirnya akan dilepaskan kembali ke alam liar dalam waktu dekat.

Dr Llinas mengatakan jika ular tersebut tidak ditangkap, ia bisa saja mati.

Perut ular dibelah dengan pisau-pisau operasi
Operasi untuk mengeluarkan sepatu dari perit ular berjalan lancar.

Supplied: HerpVet

"Sandal itu akan tetap di perut karena tidak nisa dicerna, dan itu akan menyebabkan beberapa masalah serius seperti penyakit perut dan luka atau infeksi. Ini biasa, kita melihat hal-hal seperti itu terjadi."

"Ular tersebut bisa jadi tidak akan makan untuk beberapa waktu, dan menyebabkannya berpotensi mati kelaparan."

"Kemungkinan lain adalah akan memuntahkan benda asing. Saya akan menunggu mereka selama 24 hingga 48 jam untuk melihat apakah mereka akan mengeluarkannya sendiri, saya tidak ingin melakukan operasi jika tidak diperlukan. Dalam kasus ini benda asing tidak bergerak, jadi kami memutuskan untuk menjalani operasi. "

Sedangkan nasib alas kaki itu, berhasil dikeluarkan utuh, tapi sedikit agak berlendir.

Foto sebuah sandal sebelah kanan.
Sandal yang dikeluarkan dari perut ular lewat operasi.

Supplied: HerpVet

Simak laporannya dalam Bahasa Inggris disini.