ABC

Kyle Edmund dan Elise Mertens ke Semifinal Australia Open 2018

Kyle Edmund dan Elise Mertens, dua petenis muda yang tidak diunggulkan secara mengejutkan memastikan diri melenggang ke semifinal Australia Open 2018 pada laga Selasa (23/1/2018) siang. Petenis putera asal Inggris Kyle Edmund yang mengalahkan unggulan ketiga, petenis asal Bulgaria Grigor Dimitrov, sementara petenis Belgia, Elise Mertens mengalahkan petenis nomor empat dunia, Elina Svitolina di Rod Laver Arena.

Petenis Inggris Kyle Edmund menampilkan kejutan baru lagi dari arena Australia Open dengan berhasil mengalahkan unggulan ketiga, Grigor Dimitrov dalam empat set di Rod Laver Arena pada Selasa (23/2/2018) siang.

Prestasi terbaik petenis peringkat 49 dunia dalam turnamen utama sebelum tahun ini adalah hanya berhasil mencapai putaran keempat di kejuaraan AS Terbuka 2016, namun Kyle Edmund berhasil membuktikan diri kalau dia terlalu kuat untuk Dimitrov, dengan menang 6-4, 3-6, 6-3, 6-4. .

"Ini adalah perasaan yang luar biasa - saya sangat bahagia," kata Kyle Edmund.

Kyle Edmund kelahiran Afrika Selatan memulai langkahnya di Australia Open dengan sebuah kejutan, ia mengalahkan unggulan ke-11, Kevin Anderson dari Afrika Selatan dalam lima set.

Petenis Inggris tersebut kemudian sukses menjegal langkah petenis Rusia, Nikoloz Basilashvili dalam permainan 5 set dan juga mengalahkan petenis Italia Andreas Seppi di babak delapan besar.

Tapi Kyle Edmund mengakui Dimitrov yang mengalahkan petenis Australia, Nick Kyrgios di putaran keempat adalah lawan yang tangguh.

"Dia [Dimitrov] telah memainkan pertandingan yang keras dan memainkan pertandingan tingkat tinggi melawan Nick Kyrgios, jadi saya tahu pertandingan ini akan menjadi sulit," kata Edmund.

"Saya sedikit terpukul di set kedua - saya pikir itu adalah permainan yang sangat buruk di beberapa titik - tapi di set ketiga saya berhasil mengalahkannya tepat di akhir pertandingan.

"Saya memiliki sedikit pukulan di set keempat tapi saya benar-benar mempertahankan keberanian saya dalam pertandingan terakhir dan berdoa agar bola terakhir keluar."

Kemenangan mengejutkan Elise Mertens

Elise Mertens 
Elise Mertens merayakan kemenangan angka melawan Elina Svitolina dalam babak perempat final Australia Open.

AP: Dita Alangkara

Sementara itu kejutan lain juga hadir di partai tunggal puteri,  petenis Beligia, Elise Mertens yang tidak diunggulkan berhasil melaju ke babak semi final Australia Open 2018 usai menundukan petenis nomor empat dunia Elina Svitolina 6-4, 6-0 di Rod Laver Arena.

Elise Merten mengaku dirinya berusaha mengikuti jejak mantan juara asal Belgia, Kim Clijsters dalam pertandungan melawan Elina Svitolina.

Elise Mertens yang tidak diunggulkan, dan bermain untuk pertama kalinya di Australia Terbuka, berhasil mengambil langkah raksasa dengan mengalahkan Elina Svitolina, dua set langsung dengan skor 6-4, 6-0 di Rod Laver Arena.

Svitolina merupakan petenis favorit pra-turnamen dan diunggulkan untuk menjuarai Australia Open tahun ini di Melbourne Park.

Elise Merten yang baru berusia 22 tahun itu mengasah bakat tenisnya di Akademi Kim Clijsters di Belgia, dimana dia melakukan kontak secara teratur dengan pemegang predikat juara dunia empat kali tersebut.

Petenis berusia 22 tahun, yang memulai kiprahnya di tenis internasional tahun 2017 dan belum masuk dalam peringkat 100 besar pemain dunia, telah memiliki awal yang cemerlang dalam laga grand slam tahun ini, dengan memenangkan kejuaraan Hobart International untuk kedua kalinya.

Elise Mertens membuat terkesima Svitolina dengan groundstroke yang tak kenal takut terhadap petenis asal Ukraina tersebut.

Dia mengatakan bahwa dia berusaha menekan Svitolina, menyadari bahwa dia juga tidak pernah berhasil melewati perempat final meski juga tidak terkalahkan tahun ini.

"Saya mencoba bermain agresif dan membuatnya tampil lebih bersih dan ya mencoba bermain agresif," kata Mertens.

Elise Mertens akan berhadapan dengan unggulan kedua asal Denmark Caroline Wozniacki atau veteran Spanyol Carla Suarez Navarro di semifinal hari Kamis nanti.

ABC / AAP/REUTERS

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.