ABC

Kualitas Udara di Melbourne dan Geelong Memburuk Akibat Asap Kebakaran

Asap dari kawasan timur negara bagian Victoria, yakni East Gippsland, telah sampai ke Melbourne yang jaraknya 300 kilometer dari lokasi kebakaran hutan dan semak.

Kabut asap capai Melbourne

  • Kualitas udara di Melbourne dan Geelong akan jadi ‘sangat buruk’ pada Senin sore
  • Lansia dan wanita hamil disarankan menggunakan masker bila keluar rumah
  • Sebagian dari kabut asap berasal dari kebakaran hutan di Tasmania

Langit kota Melbourne akan diselimuti kabut selama beberapa hari ke depan, dengan tingkat polusi udara diperkirakan naik ke tingkat ‘berbahaya.”

Menurut pengukuran yang dilakukan Otoritas Perlindungan Lingkungan di Australia (EPA), tingkat kualitas udara di kawasan pemukiman di Melbourne, seperti di Dandeong dan Brighton sudah di tingkat ‘sangat buruk”.

Sebagian kabut asap memang berasal dari kebakaran di daerah East Gippsland, namun sebagian besar asap itu berasal dari pulau Tasmania, menurut EPA.

Cars drive over Princes Bridge in Melbourne towards Flinders Street Station and the CBD which are shrouded in a grey haze.
Warga yang rentan disarankan untuk tidak keluar rumah bila tidak perlu.

ABC News: Gemma Hall

“Mungkin akan ada hujan besok namun juga belum tentu turun.”

Tapi sayangnya, hujan tidak akan membuat langit menjadi cerah, menurut Dr Hinwood.

“Hujan deras sekali mungkin akan membantu. Namun ramalan yang ada menunjukkan curah hujan tidak cukup dan asapnya begitu tebal.”

Melbourne akan menjadi tuan rumah kejuaraan tenis Australia Terbuka mulai 20 Januari mendatang.

Petenis nomer dua dunia, Novak Djokovic, menyarankan agar turnamen ditunda jika kabut terus menyelimuti.

Dampaknya terhadap kesehatan

Kepala dokter negara bagian Victoria, Brett Sutton, mengatakan asap akan menyebabkan warga mengalami gangguan kesehatan, seperti batuk-batuk, kemungkinan mata pedih, juga rasa tidak enak di tenggorokan dan hidung.

Mereka yang rentan adalah yang berusia di bawah 14 tahun, di atas 65 tahun, warga yang memiliki diabetes, masalah jantung dan paru-paru, perempuan hamil, sehingga disarankan untuk tidak keluar rumah bila memungkinkan.

“Kami tahu kabut asap bisa mengancam kehidupan bagi beberapa orang.”

Looking up from the ground to the tops of skyscrapers that disappear into haze.
Asap yang menyelimuti pusat kota Melbourne hari Senin (6/1/2020).

ABC News: Cathy Jacobs

Dr Sutton mengatakan asap yang masuk ke dalam ruangan menunjukkan buruknya insulasi di rumah-rumah Australia dan petunjuk tingginya tingkat asap di kota.

Ia menyarankan warga menutup ‘semua yang bisa ditutup di dalam rumah.”

“Sekarang waktunya untuk melakukan hal tersebut karena asap masih akan bertahan selama beberapa hari ke depan,” kata Dr Sutton.

“Beberapa rumah mungkin bocor dan bisa membuat warga tidak nyaman. Bila begitu, pergi saja ke pusat perbelanjaan atau perpustakaan untuk sementara agar bisa bernapas lebih baik.”

Lihat berita selengkapnya dalam bahasa Inggris di sini