ABC

Komitmen Perubahan Iklim Rendah, Australia Terancam Didepak dari Forum Negara Pasifik

Australia diingatkan kalau keanggotaan Australia dari Forum Kepulauan Pasifik (PIF) terancam,  jika Pemerintah Federal tidak segera menunjukan dukungan aksi yang lebih besar untuk mengatasi masalah perubahan iklim. 

Presiden Kiribati, Anote Tong mengungkapkan ultimatum ini dalam pertemuan Pemimpin 16 Negara Pasifik yang tengah berlangsung di Port Moresby.
 
Tong menyatakan ‘Kita tidak bisa lagi menegosiasikan masalah perubahan iklim, tidak peduli seberapa besar bantuan yang dijanjikan, Kita tidak bisa dibeli dengan hal itu, karena ini menyangkut masa depan,”
 
Untuk menegaskan sikap ini Tong mengajukan usulan agar negara-negara kepulauan Pasifik melakukan Walk Out dalam forum itu jika kedua anggota paling berkuasa yakni Australia dan Selandia Baru memaksa melakukn kompromi pada komitmen dari negara-negara kepulauan untuk membatasi pemanasan global hanya sebesar 1.5 derajat Celsius.
 
"Kita mengharapkan peran mereka sebagai kakak yang lebih tua, dan bukan sebagai saudara yang jahat, untuk mendukung kita dalam masalah ini karena masa depan kita sangat tergantung pada masalah ini.
 
Anote Tong memperingatkan orang-orang di kawasan Pasifik akan mengalami gelombang pengungsi yang sama sebagaimana krisis pengungsi yang kini tengah berlangsung di Eropa kecuali dilakukan aksi yang lebih kuat untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.
 
Australia dan Selandia Baru merupakan anggota Forum Kepulauan Pasifik (PIF) yang sangat berpengaruh secara ekonomi. 
 
Negara-negara di Pasifik mendesak agar kenaikan suhu bumi dibatasi hingga 1.5 derajat selsius dengan mengatakan saat ini batasan yang berlaku saat ini yakni 2 derajat diatas suhu bumi  pada masa revolusi industri akan mendorong kebanyakan negara melampaui kemampuan adapatasi mereka.
 
Ini merupakan penegasan kembali dari pernyataan keras Anote Tong sebelumnya pada Hari Senin yang menyatakan Australia dan Selandia Baru harus menunjukan kalau mereka adalah ‘sahabat sejati’dengan mendukung lebih banyak aksi dalam menyikapi perubahan iklim/.
 
Kiribati yang memiliki populasi 110.000 orang penduduk yang tersebar di 33 kepulauan berdataran rendah sangat rentan terhadap perubahan iklim.
 
Perdana Menteri, Tony Abbott akan melawat ke Port Moresby pada hari Rabu besok  dan akan ambil bagian dalam pertemuan utama para pemimpin PIF hari Kamis mendatang.

Pada Hari Selasa, Tong akan mengundang Abbott untuk mengunjungi Kiribati dan melihat secara langsung dampak dari perubahan iklim di kawasannya.
 
"Saya senang sekali jika Abbott dapat datang dan tinggal selamanya,” kata Tong.
 
Negara-negara pasifik menuntut dilarang beroperasinya tambang batubara baru dan target pembatasan kenaikan suhu bumi global yang lebih ambisius dalam pertemuan para pemimpin negara kepulauan pada Kamis mendatang.