ABC

Kian Marak Permintaan Pembersihan Bekas Pabrik Narkoba di Australia

Kini muncul bukti semakin memburuknya peredaran narkoba sebagaimana terlihat di Kota Newcastle, Australia. Di kota tersebut permintaan untuk membersihkan bekas-bekas pabrik narkoba muncul hampir setiap hari.

Pertugas kesehatan dan pemerintah setempat telah lama menyatakan khawatir terhadap momok narkoba tersebut.

Hal itu pula yang membuat petugas kebersihan forensik seperti Josh Marsden sangat sibuk.

Kepada ABC, Marsden mengatakan mendapat ratusan permintaan setiap tahunnya untuk menges kegiatan laboratorium narkoba atau untuk membersihkannya setelah pabrik itu dibongkar.

"Kami mendapatkan permintaan setiap hari dari para pembeli bangunan yang mendengar dari tetangga bahwa ada laboratorium narkoba di rumah itu. Atau permintaan dari penyewa rumah tersebut dan mendapatkan efek sampingnya," kata Marsden.

Bisa muncul dimana saja

Menurut Marsden, kebanyakan orang mengira laboratorium narkoba itu biasanya beroperasi di tempat-tempat yang tidak diinginkan atau tempat yang tidak menonjol. Namun hal itu tidaklah benar.

Dia mengatakan pabrik itu bisa muncul di perumahan atau bangunan komersial di perkotaan atau di daerah yang lebih terpencil.

"Kami menemukan pabrik di rumah seharga jutaan dolar, di pergudangan, di bagian belakang mobil, di karavan dan mobil kemping," katanya.

Marsden mengatakan sudah ratusan jika bukan ribuan bangunan di Australia yang pernah dipergunakan sebagai pabrik narkoba.

Dia pun menyarankan agar warga untuk membeli alat pengujian narkoba untuk memastikan rumah yang akan dibeli atau disewa bebas narkoba.

Marsden memperkirakan pengujian bebas narkoba ini nantinya melengkapi laporan tentang bangunan dan hama, di saat meningkatnya jumlah rumah yang diidentifikasi sebagai bekas pabrik narkoba.

"Mereka selalu mengaku telah mengecek rumah mereka, telah melakukan inspeksi hama dan bangunan. Namun mereka tidak melakukan pemeriksaan narkoba," katanya.

"Saya kira hal ini yang kita akan melihat di waktu-waktu mendatang ... dan Selandia Baru sudah melakukannya," katanya.

Marsden mengatakan banyak orang kaget setelah mengetahui masa silam rumah mereka itu.

"Kebanyakan orang tidak tahu apa itu laboratoirum narkoba atau seperti apa caranya. Sampai mereka mencari tahu di internet dan menyadari betapa beracunnya hal itu lalu mencari langkah-langkah yang diperlukan dalam membersihkan bangunan mereka sehingga sehingga dipergunakan kembali," katanya.

Marsden mengatakan keluarga yang memiliki anak-anak biasanya paling cemas.

"Dengan berada di lingkungan seperti itu, biasanya anak-anak yang akan paling terdampak," katanya.

"Anak-anak, dengan tubuh yang lebih kecil, lebih rentan karena mereka bermain dan berlarian di karpet serta dan berguling di karpet dan mengusap-usap dinding," katanya.

Terlalu jauh

Sementara itu Wayne Stewart dari Real Estate Institute mengatakan setiap langkah untuk memberlakukan pengujian wajib narkoba untuk bangunan akan memberatkan.

"Industri real estate sudah diatur dengan begitu banyak aspek properti saat ini," katanya.

"Dengan perubahan aturan mengenai asbes yang baru, kami sudah jadi polisi urusan asbes untuk bisnis ini juga. Tapi saya pikir ini hanyalah sesuatu yang orang perlu berhati-hati," ujarnya.

Stewart mengatakan kewaspadaan adalah kunci. "Tidak ada rumah yang tidak akan terkena," katanya.

"Kita lihat hampir tiap hari sindikat kejahatan menggunakan rumah penyamaran di pinggiran kota, dan sehingga kita tidak pernah tahu," ujar Stewart.

Dia mengaku dalam 25 tahun terakhir pihaknya telah berurusan dengan hal tersebut yang membuat vendor dan calon pembeli merasa sedih.

"Penggunaan narkoba jadi bagian dari masyarakat saat ini sehingga orang harus berhati-hati," katanya.

Stewart mengatakan laboratorium narkoba bukan satu-satunya masalah yang dialami pemilik properti.

Salah satu contohnya, pemilik baru dari satu rumah di Newcastle harus membersihkan ratusan jarum suntik dari balik dinding.

Dia menjelaskan rumah sewa lainnya ada yang terbakar dan belakangan diketahui telah digunakan untuk menanam ganja hidroponik.

Menurut catatan, sepanjang tahun 2014 polisi di seluruh Australia menggerebek hampir 750 pabrik narkoba.

Polisi dari satuan narkoba Kepolisian New South Wales sebelumnya kepada ABC menjelaskan bahwa laboratorium narkoba seringkali ditemukan di daerah pedalaman, namun juga telah ditemukan di kamar-kabr motel, kontainer pengiriman, bagasi mobil, dan di bagian belakang truk.

Diterbitkan Pukul 12:30 AEST 1 Desember 2016 oleh Farid M. Ibrahim dari artikel berbahasa Inggris di sini.