ABC

Keluhan keluarga pasien di Queensland sering diabaikan

Sebuah laporan dari Lembaga Pengawas Kesehatan Queensland mendesak petugas medis di rumah sakit agar memperhatikan kekhawatiran keluarga pasien lebih serius.

Desakan itu disampaikan setelah lembaga tersebut menganalisa keluhan yang disampaikan warga ke Komisi Mutu Kesehatan dan Keluhan selama 3 tahun terakhir yang diketahui dari 172 keluhan yang masuk, lebih dari 40 persen kekhawatiran keluarga pasien ternyata terbukti.

Temuan ini menunjukan rumah sakit gagal mencermati peringatan dari keluarga pasien terkait memburuknya kondisi kesehatan anggota keluarga  mereka.

Asisten Komisioner, Dr. John Rivers mengatakan mengabaikan peringatan dapat merugikan pasien.

"Ini adalah rangkaian keluhan warga soal memburuknya kondisi anggota keluarga mereka, kebanyakan keluhan itu terkait kondisi pasien yang cukup serius yang bisa mengakibatkan kerugian yang fatal bagi pasien,” katanya.

“Dari  kasus ini bisa kita pelajari, terkadang keluhan memburuknya kondisi pasien prosesnya sangat cepat, sehingga tanda-tanda apapun terkait hal tersebut sangat penting untuk segera direspon,”  tuturnya lagi.

"Khususnya ketika pasien dan keluarga mereka atau orang yang merawatnya merasakan ada kemunduran signifikan dari kondisi kesehatan pasien, dan itu umumnya harus mendapatkan respon klinik yang cepat.”

Dr. Rivers mengatakan rumah sakit harus meningkatkan responsnya terhadap kekhawatiran yang disampaikan keluarga pasien. Apalagi keluhan yang dianalisa oleh Komisi Kesehatan ini diduga hanya sebagian kecil saja dari insiden sebenarnya dalam sistem kesehatan.

Meski demikian, komisi merekomendasikan agar dokter sesegera mungkin menengok kondisi pasien jika ada anggota keluarga pasien yang mengkhawatirkan kondisi pasien.

"Semua orang yang terlibat dalam perawatan perlu waspada terhadap proses pemburukan klinis pasien, "kata Dr Rivers.

“Jika siapa saja - baik itu pasien, anggota keluarga atau siapa pun dalam tim klinis termasuk staf medis dan perawat – khawatir dengan pemburukan kondisi klinis pasien, maka harus dilakukan pengecekan kondisi kesehatan pasien secara cepat.”

Dia mengatakan banyak masalah yang kerap sistematis.

"Respon yang mudah ya memang menyalahkan orang lain, tapi faktanya banyak pelaku medis memiliki beban kerja yang besar dan kebanyakan pasien," ungkapnya.

"Jelas dokter tidak bisa selamanya menunggui pasien pada waktu  yang bersamaan mereka, masalah ini lebih dipicu sistem ketimbang individual.