ABC

Kekeringan Picu Banyak Temuan Tulang Dinosaurus

Tulang-tulang dinosaurus yang terangkat ke permukaan di pedalaman Queensland dimana sebelumnya terendam air dan tertutup rumput menyediakan dorongan yang mengejutkan bagi komunitas kecil yang mengalami kesulitan akibat kekeringan.

Banyak peternak, penduduk setempat dan wisatawan menemukan tulang dan fosil di dekat kota kecil Richmond di barat laut Queensland yang menyumbangkannya ke museum dinosaurus lokal, Kronosaurus Korner.
Lebih dari 1.000 orang pengunjung datang setiap tahun yang jumlahnya melebihi penduduk Richmond itu sendiri.
Keluarga Wilson dari Victoria adalah di antara pengunjung yang terus datang kembali.
Pada kunjungan ketiga mereka, anak kembar mereka yang berusia sembilan tahun, Darcy dan Amber menemukan sebuah Ichthyosaurus di sebuah tambang di luar Richmond.

Wilson the ichthyosaur
Staf museum memeriksa tulang dari Wilson the ichthyosaur sesaat setelah ditemukan.

Supplied: Lisa Wilson

Fosil itu diberi nama "Wilson".
"Amber memilih tempat untuk menggali dan kemudian ayah mengangkat batu dan dua tulang belakang muncul keluar dari tanah itu," kata Darcy.
"Kemudian kami menemukan ... bagian kecil dari Wilson, kebanyakan gigi dan tulang yang lain, sehingga kemudian kami memanggil mereka kembali dan mereka mengatakan sepertinya kami menemukan tengkorak."
Ibu Darcy Lisa Wilson mengatakan mereka pertama kali mulai datang ke daerah ini karena Amber ingin menjadi paleontolog.
"Kegiatan ini benar-benar menarik, saya pikir itu sebabnya kami terus datang kembali karena kami tahu bahwa setiap tahun kami berhasil menemukan sesuatu," kata Ms Wilson.
"Setiap tahun kita belajar lebih banyak tentang daerah ini dan fosilnya setiap tahun dan berpikir bahwa siapa pun bisa datang kemari, Anda tidak perlu menjadi seorang profesional."
Paleontolog dan coordinator museum Patrick Smith gembira dengan begitu banyaknya tulang dinosaurus yang terus bermunculan.

Ichthyosaur Wilson
Staf museum menyiapkan Wilson untuk dipamerkan.

Supplied: Lisa Wilson

"Kita tidak pernah mendapat begitu banyak temuan dinosaurus yang kita bisa saksikan di tempat lain seperti Amerika Serikat atau Eropa," kata Dr Smith.
Peternak Robert Hacon menemukan tulang rahang Kronosaurus paling lengkap di dunia pada tanah peternakan miliknya yang disumbangkan ke museum.
"Saat aku melihat sekeliling, kemudian sedikit lebih jauh, saya melihat bagian dari tulang, tulang yang cukup besar mencuat dari beberapa batu," katanya. "Saya pikir, Tuhan, apa yang saya temukan di sini."
Sementara pencarian tidak membantunya secara keuangan, tapi dia ingin membantu secara moral.
"Hal ini membuat saya merasa istimewa karena bisa menemukan sesuatu seperti fosil dinosaurus tersebut,” tukasnya.

Diterjemahkan pukul 2:10 Wib, 2/9/2016, oleh Iffah Nur Arifah. Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.