ABC

Kapten Tim Socceroos Australia Jedinak Pensiun Setelah 3 Piala Dunia

Transisi yang dialami tim bola Australia, Socceroos, setelah Piala Dunia terus berlanjut, dengan kapten veteran, Mile Jedinak, mengumumkan pensiunnya dari sepak bola internasional dalam waktu dekat.

Gelandang, yang merupakan bagian dari tim Australia yang gagal di Piala Dunia Rusia, menggunakan media sosial untuk menyampaikan keputusannya itu.

"Saya bisa mengonfirmasi bahwa setelah banyak pertimbangan saya telah membuat keputusan untuk pensiun dari bermain sepakbola internasional," tulis Jedinak di Instagram.

"Sebagai seorang anak laki-laki yang tumbuh dewasa, menjadi impian saya untuk bermain untuk Australia dan memakai seragam hijau emas yang terkenal untuk mewakili negara saya.”

"Saya berusaha yang terbaik di setiap pertandingan yang saya mainkan, mencoba dan mencapai kesuksesan untuk negara kita.”

"Namun, setelah beberapa waktu merefleksikan dan berdiskusi dengan orang-orang terdekat saya, saya merasa bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk mundur untuk fokus pada sepakbola di klub saya [Aston Villa di Liga Inggris] dan memperpanjang perjalanan itu. "

Akhirnya ia mengucapkan terima kasih kepada penggemar Australia karena mempercayainya dan bertahan dengannya ‘melalui segala situasi’.

"Saya sudah berusaha membuat Anda semua bangga setiap kali saya melangkah ke lapangan," katanya.

Jedinak melakukan debut internasional penuhnya melawan Singapura pada tahun 2008.

Pria kelahiran Camperdown di Sydney ini pertama kali menjadi kapten negaranya melawan Ekuador pada tahun 2014, sebelum diangkat Ange Postecoglou sebagai kapten untuk Piala Dunia 2014 di Brasil.

Di Rusia tahun ini, Jedinak kembali menjadi kapten untuk Piala Dunia.

Ia adalah pencetak gol terbanyak Australia di turnamen yang sulit bagi Socceroos, mencetak penalti dalam kekalahan 2-1 dari Perancis di pertandingan grup pembuka.

Sang kapten juga mencetak gol dari titik penalti dalam hasil imbang 1-1 Australia dengan Denmark di Samara.

Jedinak mencetak 20 gol dalam 79 penampilannya untuk Australia, menjadi bagian dari kemenangan Piala Asia tim Socceroos pada tahun 2015 dan bermain di tiga Piala Dunia secara keseluruhan untuk Australia.

Pengumumannya itu menyusul konfirmasi bulan lalu bahwa sesama veteran Australia, Tim Cahill, akan melakukan pertandingan perpisahan melawan Lebanon pada 20 November.

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.